Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu keberhasilan tim Indonesia mengamankan posisi juara Grup C dalam ajang Piala Uber 2026. Kepastian ini didapat setelah Ester memenangi laga krusial dalam pertandingan penyisihan melawan Taiwan.
Pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa 28 April 2026 tersebut menempatkan Ester sebagai tunggal ketiga. Dilansir dari Kompas, kemenangan ini membuat Indonesia unggul atas Taiwan dengan skor akhir 3-2.
Pencapaian ini menjadi catatan sejarah baru bagi tim bulu tangkis putri tanah air. Untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir, Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final Piala Uber dengan status sebagai juara grup.
Laga antara Ester melawan wakil Taiwan, Huang Yu-Hsun, berlangsung sengit dalam tiga gim. Ester sempat tertinggal lebih dulu setelah menelan kekalahan pada gim pertama dengan skor 15-21.
Namun, atlet muda ini mampu bangkit pada gim berikutnya untuk membalikkan keadaan. Ester mengamankan kemenangan pada gim kedua dengan skor ketat 21-19, sebelum akhirnya mendominasi gim penentu dengan skor 21-12.
Profil dan Perjalanan Karier Ester Nurumi
Ester Nurumi Tri Wardoyo lahir di Jayapura, Papua, pada 26 Agustus 2004. Atlet yang kini menginjak usia 21 tahun tersebut merupakan adik kandung dari pemain tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo.
Perjalanan karier Ester di dunia tepok bulu dimulai saat ia bergabung dengan PB Cendrawasi. Setelah itu, ia mengembangkan bakatnya lebih lanjut dengan berpindah ke Exist Badminton Club hingga akhirnya menembus level internasional.
Meski masih muda, Ester telah mengoleksi berbagai prestasi bergengsi di kancah regional maupun internasional. Beberapa di antaranya meliputi medali perak Piala Uber 2024 dan perunggu Kejuaraan Beregu Asia 2024.
Di sektor perorangan, ia sukses meraih medali perunggu SEA Games 2023 dan medali perak untuk sektor beregu pada ajang yang sama. Ester juga tercatat pernah menjuarai Indonesia Masters 2023 Super 100 serta Indonesia International Challenge tahun 2022 dan 2023.
Bangkit dari Cedera Retak Tulang Kering
Sebelum kembali memperkuat tim di Piala Uber 2026, Ester sempat melewati masa sulit akibat cedera. Pada Mei 2025, ia mengalami retak di bagian pangkal tulang kering sebelah kanan saat menjalani latihan di pelatnas.
Cedera serius tersebut memaksa pemain yang pernah menduduki peringkat 22 dunia ini untuk menepi dari lapangan selama enam bulan. Ester baru memulai debut kembalinya di ajang Badminton Asia Team Championships 2026.
Sekembalinya dari cedera, performa Ester tetap impresif dengan membantu tim beregu putri Indonesia meraih medali perunggu di ajang tersebut. Kini, di Piala Uber 2026, ia kembali membuktikan perannya sebagai salah satu pilar utama tunggal putri Indonesia.