Manajer Athletic Bilbao, Ernesto Valverde, resmi mengumumkan perpisahan emosional setelah timnya ditundukkan Real Madrid dengan skor 4-2 di Stadion Santiago Bernabeu pada laga penutup LaLiga, Minggu (24/5/2026).
Kekalahan dalam pertandingan pamungkas tersebut sekaligus menandai berakhirnya periode ketiga kepemimpinan juru taktik asal Spanyol itu bersama klub yang dikenal dengan julukan Los Leones, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.
Valverde menegaskan bahwa dirinya memerlukan waktu guna merenungkan seluruh momen perpisahan ini, namun ia siap memberikan dukungan penuh kepada mantan timnya tersebut sebagai seorang suporter di masa mendatang.
"Seiring berjalannya waktu, saya akan mengenang kembali semua momen saya di Athletic dan kesuksesan yang ada," ujar Ernesto Valverde setelah pertandingan.
"Jarak memberikan Anda perspektif yang lebih jelas. Saya sangat emosional, terlepas dari kekalahan ini. Karena ini telah berakhir, dan karena saya pikir ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk melangkah maju dan menjadi fans Athletic biasa lainnya."
Faktor cuaca panas di kota Madrid dinilai oleh Valverde menjadi penyebab utama terkurasnya energi serta penurunan tempo permainan dari para pemain Athletic Bilbao.
"Kami ingin menang dan kami kecewa karena pulang tanpa membawa hasil apa pun, sekaligus mengakui kualitas lawan kami," tambahnya.
Klub kini bersiap menunjuk pelatih baru demi menyongsong musim depan setelah melewati periode kompetisi yang penuh dengan dinamika naik dan turun.
"Ini adalah perpisahan yang emosional. Kami melewati masa-masa sulit tahun ini dan musim kami tidak berjalan sebaik yang kami harapkan. Saya berharap pelatih baru mendapatkan keberuntungan terbaik. Klub ini spesial dan dia akan menyadarinya begitu dia tiba di sini," tutup Valverde.