Erick Thohir Sesuaikan Kalender Liga demi Target Piala Dunia 2030

Erick Thohir Sesuaikan Kalender Liga demi Target Piala Dunia 2030
Foto: Ilustrasi Erick Thohir Sesuaikan Kalender Liga demi Target Piala Dunia 2030.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan penyesuaian jadwal kompetisi liga domestik guna mendukung persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030. Penyelarasan kalender Super League 2025/2026 ini dilakukan saat diskusi di GBK Arena, Jakarta, Kamis (16/4/2026), untuk mengakomodasi agenda internasional termasuk Piala AFF 2026.

Langkah strategis tersebut diambil untuk mengatasi hambatan kesinambungan antara jadwal kompetisi nasional dan kebutuhan tim nasional. Dilansir dari Bola, PSSI menilai sinergi antara federasi dan pengelola liga menjadi fondasi utama dalam pembangunan sepak bola berkelanjutan di tanah air.

"Kalender yang kompleks ya, jadi tantangan bagi federasi khususnya, untuk dua tahun ini ya khususnya, mohon maaf liganya ngalah sedikit, karena ada AFF. Nah itulah dinamika kita dalam membangun sepak bola," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Erick menegaskan bahwa evaluasi mendalam sedang dilakukan di sektor internal liga dan tim nasional agar keduanya dapat berkembang secara beriringan. Kesepakatan kolaborasi antara sistem pendukung tim nasional dan manajemen liga dianggap sebagai parameter keberhasilan kompetisi.

"Nah ini kenapa kita di PSSI juga evaluasi dan introspeksi diri. Federasinya kuat, liganya juga harus kuat, kita harus beriringan," pungkas Erick Thohir.

Mantan Presiden Inter Milan tersebut menekankan pentingnya tolok ukur yang jelas dalam menjalankan roda kompetisi profesional di Indonesia.

"Tapi yang penting dalam menjalankan kompetisi mesti benar-benar ada tolok ukurnya. Sejak awal kita di federasi bilang harus ada yang namanya kesepakatan dan kolaborasi antara support system Tim Nasional dan Liga," lanjut Erick Thohir.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga memberikan catatan mengenai kekurangan yang masih terjadi di dalam tubuh organisasi federasi meskipun beberapa pencapaian telah diraih.

"Di sini saya juga tidak mau terlalu jumawa, atau hanya bicara keberhasilan. Banyak kegagalan dan kekurangan di PSSI," tegas Erick Thohir.

Ia mengajak semua pihak untuk tetap memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras meningkatkan standar sepak bola nasional hingga membuahkan hasil nyata.

"Tapi boleh dong kita apresiasi semua yang bekerja membangun sepak bola, yang udah banting tulang, dan ada hasilnya," ucap Erick Thohir.

Berdasarkan hasil rapat Executive Committee (Exco) PSSI, kualitas liga Indonesia tercatat mengalami peningkatan signifikan dengan kenaikan peringkat di level Asia.

"Kemarin kami baru rapat Exco, kita udah review semua, tanpa judgement, di mana liga kita menunjukkan performance yang membaik. Apa indikatornya, ranking 25, sekarang naik 18. Ini dapat kita optimalkan dengan perbaikan menyeluruh agar kualitas kompetisi nasional benar-benar kuat, tidak hanya dari sisi performa klub yang saat ini sudah tembus di Asia," ungkap Erick Thohir.

Peningkatan kualitas ini didorong oleh penerapan sistem lisensi klub serta dukungan teknologi dalam kompetisi yang diharapkan mampu mencetak pemain domestik berkualitas untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi