Influencer Elyse Myers Jalani Operasi Pengangkatan Rahim di Usia 32

Influencer Elyse Myers Jalani Operasi Pengangkatan Rahim di Usia 32
Foto: Ilustrasi Influencer Elyse Myers Jalani Operasi Pengangkatan Rahim di Usia 32.

Influencer Elyse Myers memutuskan untuk menjalani prosedur histerektomi atau operasi pengangkatan rahim pada usia 32 tahun guna menghentikan rasa sakit kronis yang dideritanya selama bertahun-tahun. Keputusan ini diambil setelah Myers mengalami gangguan kesehatan reproduksi berat yang berdampak signifikan pada kualitas hidupnya.

Dilansir dari Wolipop, Myers mengungkapkan dalam podcast House of Maher bahwa dirinya tidak menyesali tindakan medis tersebut. Kondisi kesehatannya sebelum operasi tercatat sangat memprihatinkan, termasuk mengalami pendarahan hampir sepanjang tahun dan penurunan berat badan drastis.

"Aku mengalami pendarahan sekitar 300 hari dalam setahun. Aku pernah pingsan saat antre pemeriksaan TSA di bandara. Berat badanku turun drastis karena aku tidak bisa makan akibat mual terus-menerus," ujar Elyse Myers, Influencer.

Sebelum prosedur dilakukan, ibu dua anak ini sempat mencari berbagai solusi medis. Namun, ia kerap menerima saran yang dianggapnya tidak efektif dari berbagai tenaga medis yang ia temui sebelumnya.

"Setiap kali aku pergi ke dokter, jawabannya cuma, 'pakai KB saja'," kata Elyse Myers.

Myers menjelaskan bahwa penggunaan alat kontrasepsi hormonal justru memperburuk kondisinya. Penanganan baru menemui titik terang setelah seorang dokter kandungan memberikan validasi atas keluhan yang ia rasakan selama ini.

"Rasanya seperti semua pengalaman burukku selama ini akhirnya divalidasi. Biasanya aku datang ke dokter dan tidak dipercaya," ungkap Elyse Myers.

Myers juga menyoroti adanya hambatan bagi perempuan muda dalam mengakses prosedur medis reproduksi. Menurutnya, faktor usia sering kali menjadi alasan penolakan dari pihak medis meskipun pasien sangat membutuhkannya.

"Banyak dokter tidak mau melakukannya kalau kamu masih muda," kata Elyse Myers.

Ia menegaskan pentingnya hak pasien atas tubuh mereka sendiri dalam menentukan pilihan medis yang tepat bagi kesehatan mereka.

"Ada orang yang datang dan bilang mereka ingin rahimnya diangkat, tapi tetap ditolak. Padahal itu tubuh mereka sendiri," lanjut Elyse Myers.

Atlet rugby Olimpiade Ilona Maher selaku pembawa acara turut memberikan respons simpatik terhadap pengakuan Myers yang menyebut rahimnya seolah berusaha membunuhnya.

"Rahim memang kadang melakukan itu pada perempuan," tutur Ilona Maher, Atlet Rugby.

Pasca-operasi, Myers melaporkan adanya perbaikan kondisi fisik yang signifikan. Beberapa perubahan positif yang ia rasakan meliputi hilangnya jerawat, kualitas tidur yang meningkat, serta berhentinya masalah kerontokan rambut.

Artikel terkait

Rekomendasi