Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri

Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri
Foto: Ilustrasi Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri.

Umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa sebelum melakukan hubungan suami istri guna memohon perlindungan dari gangguan setan pada Rabu (15/04/2026). Praktik ibadah ini bertujuan agar pasangan mendapatkan keberkahan serta dikaruniai keturunan yang saleh melalui hubungan tersebut.

Anjuran mengenai bacaan doa ini bersumber dari ajaran Nabi Muhammad SAW yang tertuang dalam hadits sahih. Dilansir dari Detikcom, pasangan disarankan memulai prosesi dengan membaca basmalah sebelum melafalkan doa khusus yang telah diajarkan.

"Bismillahi Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtana." tulis Sita Simpati dalam buku Doa-Doa untuk Pengantin.

Kalimat tersebut memiliki makna memohon kepada Allah SWT agar menjauhkan setan dari pasangan yang bersangkutan maupun dari anak yang akan dianugerahkan. Keutamaan membaca doa ini sangat besar bagi masa depan anak yang akan dilahirkan kelak.

"Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah setan dari kami dan jauhkan pula setan dari anak yang Engkau anugerahkan kepada kami." kutip Sita Simpati dari HR. Bukhari dan Muslim.

Dr. KH. Badruddin Hasyim Subky, M. HI. dalam bukunya yang berjudul Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir dan Doa menjelaskan bahwa doa tersebut merupakan proteksi bagi sang anak. Sabda Nabi Muhammad SAW menegaskan jika pasangan dikaruniai anak setelah berdoa, maka anak itu akan terjaga dari setan seumur hidupnya.

Selain doa sebelum memulai hubungan, terdapat pula permohonan lain dari Al-Qur'an untuk mendapatkan keturunan yang baik. Salah satu bacaannya merujuk pada Surat Al-Furqan ayat 74 yang sering diamalkan oleh para Nabi terdahulu.

"Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a'yun, waj'alna lil muttaqina imama" tulis kitab suci Al-Qur'an.

Ayat tersebut mengandung permintaan agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati serta pemimpin bagi orang-orang bertakwa. Harapan akan anak yang saleh juga dapat dipanjatkan melalui bacaan singkat dalam Surat As-Saffat ayat 100.

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati serta jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." tulis terjemahan QS. Al-Furqan: 74.

Doa berikutnya yang dapat diamalkan adalah permohonan untuk mendapatkan individu-individu yang saleh dalam keluarga. Kalimat ini merupakan bentuk penghambaan untuk meminta karunia dari Sang Pencipta secara langsung.

"Rabbi habli minas salihin" tulis QS. As-Saffat: 100.

Kutipan ayat tersebut menegaskan keinginan seorang Muslim untuk memiliki keturunan yang termasuk dalam golongan orang-orang saleh. Terakhir, terdapat doa Nabi Zakaria yang tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 38 sebagai rujukan tambahan.

"Ya Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang termasuk orang-orang saleh." tulis terjemahan QS. As-Saffat: 100.

Nabi Zakaria memohon agar diberikan keturunan yang baik dari sisi Allah SWT karena Dia adalah Dzat yang Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya.

"Rabbi hablî min ladunka dzurriyyatan thayyibah innaka sami'ud du'a" tulis QS. Ali Imran: 38.

Amalan doa ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual bagi pasangan suami istri dalam membangun keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai religius.

"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." tulis terjemahan QS. Ali Imran: 38.

Artikel terkait

Rekomendasi