Menjalankan ibadah di Tanah Suci merupakan dambaan bagi setiap umat Muslim. Selama berada di Makkah Al-Mukarramah, jemaah sangat dianjurkan untuk terus mengiringi setiap langkah mereka dengan lantunan doa.
Dikutip dari buku resmi Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, terdapat rangkaian doa khusus. Doa ini dibaca mulai dari saat memasuki gerbang kota hingga tiba di dalam Masjidil Haram.
Jemaah yang baru pertama kali menapakkan kaki di wilayah Tanah Haram disarankan untuk membaca permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari siksa api neraka.
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ┘ç┘ÄÏ░┘ÄϺ Ï¡┘ÄÏ▒┘Ä┘à┘Å┘â┘Ä ┘ê┘ÄÏú┘Ä┘à┘Æ┘å┘Å┘â┘Ä ┘ü┘ÄÏ¡┘ÄÏ▒┘æ┘É┘à┘Æ ┘ä┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘É┘è ┘ê┘ÄÏ»EM┘É┘è ┘ê┘ÄÏ┤┘ÄÏ╣┘ÆÏ▒┘É┘è ┘ê┘ÄÏ¿┘ÄÏ┤┘ÄÏ▒┘É┘è Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ▒┘ÉÏî ┘ê┘ÄÏó┘à┘É┘å┘æ┘É┘è ┘à┘É┘å┘Æ Ï╣┘ÄÏ░┘ÄϺϿ┘É┘â┘Ä ┘è┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï¬┘ÄÏ¿┘ÆÏ╣┘ÄϽ┘Å Ï╣┘ÉÏ¿┘ÄϺϻ┘Ä┘â┘ÄÏî ┘ê┘ÄϺϼ┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘Æ┘å┘É┘è ┘à┘É┘å┘Æ Ïú┘Ä┘ê┘Æ┘ä┘É┘è┘ÄϺϪ┘É┘â┘Ä ┘ê┘ÄÏú┘Ä┘ç┘Æ┘ä┘É ÏÀ┘ÄϺÏ╣┘ÄϬ┘É┘â┘Ä
"Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka haramkan daging, darah, rambut, dan kulitku dari neraka. Amankan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikan aku termasuk orang-orang yang taat kepada-Mu."
Bacaan Ketika Masuk dan Keluar Masjid
Memasuki area masjid, khususnya Masjidil Haram, memiliki adab tersendiri dalam berdoa. Jemaah dianjurkan memohon ampunan serta dibukakannya pintu rahmat yang seluas-luasnya.
"Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu."
Sementara itu, ketika selesai melaksanakan ibadah dan hendak melangkah keluar dari area masjid, jemaah dapat membaca doa berikut:
Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïº┘ü┘ÆÏ¬┘ÄÏ¡┘Æ ┘ä┘É┘è Ïú┘ÄÏ¿┘Æ┘ê┘ÄϺϿ┘Ä ┘ü┘ÄÏÂ┘Æ┘ä┘É┘â┘Ä
"Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu-pintu keutamaan-Mu."
Doa Khusus Memasuki Masjidil Haram
Terdapat bacaan yang lebih mendalam saat jemaah secara spesifik memasuki Masjidil Haram. Doa ini berisi permohonan keselamatan dan shalawat kepada Rasulullah SAW.
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ïú┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä Ïº┘äÏ│┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺ┘à┘Å ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ┘â┘Ä Ïº┘äÏ│┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺ┘à┘ÅÏî ┘ü┘ÄÏ¡┘Ä┘è┘æ┘É┘å┘ÄϺ Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘å┘ÄϺ Ï¿┘ÉϺ┘äÏ│┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺ┘à┘ÉÏî ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ»┘ÆÏ«┘É┘ä┘Æ┘å┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ÆÏ¼┘Ä┘å┘æ┘ÄÏ®┘Ä Ï»┘ÄϺÏ▒┘Ä Ïº┘äÏ│┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺ┘à┘ÉÏî Ϭ┘ÄÏ¿┘ÄϺÏ▒┘Ä┘â┘ÆÏ¬┘Ä ┘è┘ÄϺ Ï░┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ÆÏ¼┘Ä┘ä┘ÄϺ┘ä┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ÆÏÑ┘É┘â┘ÆÏ▒┘ÄϺ┘à┘ÉÏî Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘É ÏºÏ║┘Æ┘ü┘ÉÏ▒┘Æ ┘ä┘É┘è Ï░┘Å┘å┘Å┘êÏ¿┘É┘è ┘ê┘ÄϺ┘ü┘ÆÏ¬┘ÄÏ¡┘Æ ┘ä┘É┘è Ïú┘ÄÏ¿┘Æ┘ê┘ÄϺϿ┘Ä Ï▒┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘ÄϬ┘É┘â┘ÄÏî Ï¿┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ÆÏ¡┘Ä┘à┘ÆÏ»┘Å ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ┘ê┘ÄϺ┘äÏÁ┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺϮ┘Å ┘ê┘ÄϺ┘äÏ│┘æ┘Ä┘ä┘ÄϺ┘à┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ï▒┘ÄÏ│┘Å┘ê┘ä┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É.
"Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu keutamaan-Mu. Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu datang keselamatan. Hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan keselamatan. Masukkanlah kami ke dalam surga, tempat keselamatan. Engkau Maha Berkah, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu. Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, dan semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah."
Momen Melihat KaÔÇÖbah dan Melewati Maqam Ibrahim
Saat pertama kali pandangan tertuju pada Ka'bah, jemaah berada pada waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Sangat dianjurkan untuk memohon tambahan kewibawaan bagi Baitullah.
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï▓┘ÉÏ»┘Æ ┘ç┘ÄÏ░┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ÆÏ¿┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Ä Ï¬┘ÄÏ┤┘ÆÏ▒┘É┘è┘ü┘ïϺ ┘ê┘ÄϬ┘ÄÏ╣┘ÆÏ©┘É┘è┘à┘ïϺ ┘ê┘ÄϬ┘Ä┘â┘ÆÏ▒┘É┘è┘à┘ïϺ ┘ê┘Ä┘à┘Ä┘ç┘ÄϺϿ┘ÄÏ®┘ï
"Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini."
Selanjutnya, saat jemaah melintas di area Maqam Ibrahim, terdapat doa untuk memohon bimbingan agar selalu berada di jalan yang benar.
Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïú┘ÄÏ»┘ÆÏ«┘É┘ä┘Æ┘å┘É┘è ┘à┘ÅÏ»┘ÆÏ«┘Ä┘ä┘Ä ÏÁ┘ÉÏ»┘Æ┘é┘ì ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ«┘ÆÏ▒┘Éϼ┘Æ┘å┘É┘è ┘à┘ÅÏ«┘ÆÏ▒┘Äϼ┘Ä ÏÁ┘ÉÏ»┘Æ┘é┘ì
"Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan aku ke tempat keluar yang benar."
Keutamaan Doa di Tanah Suci
Buku panduan manasik menekankan bahwa doa merupakan inti dari ibadah haji. Komunikasi langsung antara hamba dengan Sang Pencipta menjadi sangat istimewa di lokasi-lokasi seperti Masjidil Haram, Multazam, dan Maqam Ibrahim.
Agar ibadah terasa lebih khusyuk, jemaah tidak diwajibkan menghafal seluruh doa secara sempurna. Penggunaan buku saku atau catatan sangat diperbolehkan demi menjaga ketenangan saat beribadah.
Memahami makna dari setiap kalimat yang diucapkan jauh lebih penting daripada sekadar membaca tanpa pengertian. Jemaah juga diperkenankan berdoa menggunakan bahasa sendiri sesuai dengan kebutuhan hati masing-masing.