Adab dan Doa Masuk Kamar Mandi Lengkap dengan Artinya

Adab dan Doa Masuk Kamar Mandi Lengkap dengan Artinya
Foto: Ilustrasi Adab dan Doa Masuk Kamar Mandi Lengkap dengan Artinya.

Kamar mandi merupakan area yang sangat sering dikunjungi dalam aktivitas sehari-hari untuk menjaga kebersihan tubuh. Meski berfungsi sebagai tempat bersuci, Islam memandang ruangan ini sebagai tempat yang penuh kotoran dan najis sehingga menjadi lokasi berkumpulnya setan.

Membaca doa dan mematuhi adab saat berada di dalam kamar mandi menjadi bentuk ikhtiar seorang Muslim untuk membentengi diri dari gangguan makhluk halus. Dilansir dari Detikcom, terdapat beberapa panduan doa serta aturan yang perlu diperhatikan saat melakukan aktivitas di kamar mandi.

Berdasarkan Buku Induk Doa & Zikir karya Imam an-Nawawi, terdapat hadits dari Anas RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa perlindungan sebelum masuk ke kamar mandi. Berikut adalah bacaannya:

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏÑ┘É┘å┘æ┘É┘è Ïú┘ÄÏ╣┘Å┘êÏ░┘Å Ï¿┘É┘â┘Ä ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äÏ«┘ÅÏ¿┘ÆÏ½┘É ┘ê┘ÄϺ┘äÏ«┘ÄÏ¿┘ÄϺϪ┘ÉϽ┘É

"Allāhumma innī a'ūdzu bika minal-khubutsi wal-khabā'its."

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan laki-laki dan setan perempuan." (HR Bukhari dan Muslim)

Selain itu, terdapat riwayat lain dari Ibnu Umar RA yang menyebutkan doa serupa dengan redaksi yang lebih panjang:

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏÑ┘É┘å┘æ┘É┘è Ïú┘ÄÏ╣┘Å┘êÏ░┘Å Ï¿┘É┘â┘Ä ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äÏ▒┘æ┘Éϼ┘ÆÏ│┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘Äϼ┘ÉÏ│┘É Ïº┘äÏ«┘ÄÏ¿┘É┘èϽ┘É Ïº┘ä┘à┘ÅÏ«┘ÆÏ¿┘ÉϽ┘É Ïº┘äÏ┤┘æ┘Ä┘è┘ÆÏÀ┘ÄϺ┘å┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘É┘è┘à┘É

"Allāhumma innī a'ūdzu bika minar-rijsin-najisil-khabīṡil-mukhbiṡisy-syaiṭānir-rajīm."

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kotoran, najis, yang menjijikkan, dan yang menyebabkan kejijikan, yaitu setan yang terkutuk." (HR Ibnu Sinni, Ibnu Majah, Thabrani, dan Al-Hafizh)

Larangan Berbicara dan Berzikir

Seseorang dilarang untuk berzikir atau melakukan pembicaraan saat sedang buang hajat, baik di dalam ruangan tertutup maupun di ruang terbuka. Larangan ini bersifat makruh dan hanya boleh dilanggar jika dalam keadaan darurat.

Sebuah hadits dari Ibnu Umar RA menceritakan pengalaman seorang pria yang menyapa Nabi SAW saat beliau sedang buang air kecil. Lelaki tersebut mengucapkan salam, namun Rasulullah SAW tidak memberikan jawaban atas salam tersebut (HR Muslim).

Dalam riwayat Al-Muhtyir Ibnu Qunfudz RA, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW baru membalas salam setelah selesai berwudhu. Beliau menyampaikan alasan tindakannya melalui sabdanya:

"Sesungguhnya aku tidak suka bila menyebut asma Allah melainkan dalam keadaan suci." (HR Abu Daud, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)

Doa Setelah Bersuci (Istinja)

Umat Islam juga dianjurkan membaca doa setelah selesai membersihkan najis dari kubul maupun dubur. Mengutip buku Kumpulan Doa Sehari-Hari terbitan Kemenag RI, berikut doa istinja yang bisa diamalkan:

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï¡┘ÄÏ│┘æ┘É┘å┘Æ ┘ü┘ÄÏ▒┘ÆÏ¼┘É┘è ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘ä┘Æ┘ü┘Ä┘ê┘ÄϺϡ┘ÉÏ┤┘É ┘ê┘ÄÏ©┘Ä┘ç┘æ┘ÉÏ▒┘Æ ┘é┘Ä┘ä┘ÆÏ¿┘É┘è ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘ä┘å┘æ┘É┘ü┘ÄϺ┘é┘É

"All─ühumma ß©Ñassin farj─½ minal-faw─üß©Ñisy, wa ß╣¡ahhir qalb─½ minan-nif─üq."

Artinya: "Ya Allah bersihkan farjiku dari keburukan dan bersihkan hatiku dari nifaq (kemunafikan)."

Adab Menggunakan Kamar Mandi

Selain membaca doa, terdapat sejumlah etika atau adab yang perlu diterapkan saat berada di kamar mandi demi menjaga kesucian dan kesopanan. Berikut adalah beberapa poin adab yang penting untuk diperhatikan:

  • Mendahulukan kaki kiri saat memasuki ruangan.
  • Tidak memberikan jawaban salam kepada orang lain.
  • Menghindari bernyanyi, bersiul, serta tidak membawa lafadz Al-Qur'an ke dalam ruangan.
  • Melakukan istinja atau bersuci menggunakan tangan kiri.
  • Sebaiknya tidak menghadap ke arah kiblat ketika membuang hajat.
  • Menggunakan air secara hemat dan tidak berlebihan atau mubazir.

Artikel terkait

Rekomendasi