Berbagai peringatan penting dengan makna mendalam diwarnai setiap tanggal 23 Januari, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Dilansir dari Caritahu, momen ini mencerminkan nilai patriotisme, kreativitas, hingga semangat kemerdekaan bangsa-bangsa di dunia.
Peristiwa bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang mengenang masa lalu, tetapi juga memberikan inspirasi untuk lebih menghargai identitas serta tradisi manusia. Berikut adalah daftar hari besar yang diperingati setiap 23 Januari beserta latar belakangnya.
Masyarakat Gorontalo merayakan 23 Januari sebagai Hari Patriotik atau Hari Proklamasi Gorontalo. Peristiwa ini menandai keberhasilan rakyat dalam melawan penjajahan Belanda pada tahun 1942 silam.
Pergerakan yang dipimpin oleh tokoh nasionalis Nani Wartabone berhasil menguasai wilayah tersebut dan menangkap pejabat kolonial. Proklamasi kemerdekaan Indonesia kemudian dikumandangkan di halaman Kantor Pos Gorontalo dengan pengibaran bendera Merah Putih.
Aksi patriotik ini sering dijuluki sebagai peristiwa "Merdeka sebelum Merdeka" karena terjadi tiga tahun sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945 di Jakarta. Atas peran besarnya, Nani Wartabone kini dihormati sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
National Handwriting Day
Hari Tulisan Tangan Nasional atau National Handwriting Day diperingati setiap 23 Januari sebagai upaya menjaga keterampilan menulis manual di tengah gempuran teknologi digital. Peringatan ini bermula di Amerika Serikat pada tahun 1977.
Pemilihan tanggal 23 Januari merujuk pada hari kelahiran John Hancock, tokoh yang menandatangani Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat dengan gaya tulisan ikonik. Menulis tangan dianggap memiliki nilai personal dan artistik yang mencerminkan kreativitas individu.
National Pie Day
Penghormatan terhadap salah satu kuliner paling ikonik di Amerika Serikat dilakukan melalui National Pie Day setiap 23 Januari. Perayaan ini dipelopori oleh Charlie Papazian pada pertengahan 1970-an sebagai bentuk apresiasi terhadap hidangan pai.
Kini, American Pie Council menjadi sponsor resmi yang rutin menyelenggarakan berbagai kejuaraan pai nasional. Tradisi ini biasanya dirayakan dengan menikmati pai bersama orang terdekat atau mencoba resep baru di rumah.
First Philippine Republic Day
Filipina memperingati berdirinya Republik Filipina pertama, atau Republik Malolos, setiap tanggal 23 Januari. Peristiwa yang terjadi pada tahun 1899 ini menandai lahirnya republik konstitusional pertama di kawasan Asia.
Emilio Aguinaldo dilantik sebagai presiden pertama di Gereja Barasoain setelah konstitusi resmi disahkan. Meskipun masa berdirinya tergolong singkat, momen ini tetap menjadi simbol kedaulatan dan demokrasi bagi bangsa Filipina hingga saat ini.