Chef Expo 2026 Segera Digelar di NICE PIK 2 pada Mei Mendatang

Chef Expo 2026 Segera Digelar di NICE PIK 2 pada Mei Mendatang
Foto: Ilustrasi Chef Expo 2026 Segera Digelar di NICE PIK 2 pada Mei Mendatang.

Indonesian Chef Association (ICA) secara resmi mengumumkan penyelenggaraan Chef Expo 2026 yang akan berlangsung selama empat hari, tepatnya pada 6 hingga 9 Mei 2026.

Ajang kuliner tahunan yang bergengsi ini berlokasi di NICE PIK 2 dan diprediksi menjadi salah satu pertemuan terbesar bagi para praktisi serta pelaku industri kuliner nasional, dilansir dari Suara.

Penyelenggaraan acara ini menjadi wadah strategis untuk menampilkan pameran, sesi edukasi, hingga kompetisi memasak yang melibatkan chef profesional maupun kategori junior.

Presiden ICA, Chef Santo, menegaskan bahwa motivasi utama di balik Chef Expo 2026 adalah komitmen organisasi dalam menjaga serta melestarikan warisan kuliner khas Indonesia.

Menurutnya, kegiatan ini berfungsi lebih dari sekadar tempat berkumpulnya para ahli masak, melainkan juga sebagai sarana promosi kekayaan rasa Nusantara kepada publik luas.

ÔÇ£Komitmen untuk terus melestarikan kuliner Indonesia menjadi motivasi kuat bagi ICA untuk terus menyelenggarakan Chef Expo dari tahun ke tahun,ÔÇØ ujarnya kepada awak media.

Kehadiran Tokoh Kuliner dan Kejutan Chef Juna

Sejumlah figur populer di dunia masak-memasak dipastikan hadir, termasuk Chef Juna, Chandra Yudasswara, Sisca Soewitomo, Chef Axhiang, Chef Mutho, Yongki Gunawan, hingga Rieta Amilia.

Partisipasi para tokoh ini dirancang untuk memberikan inspirasi bagi pengunjung melalui sesi demo memasak serta peran mereka sebagai juri dalam berbagai kategori perlombaan.

Chef Juna yang dijadwalkan mengisi sesi demo masak pada Sabtu, 9 Mei 2026, menyatakan belum menetapkan menu khusus dan berencana memberikan elemen kejutan.

ÔÇ£Masak apa saya sendiri belum tahu. Itu surprise nanti. Yang penting disuguhkan dengan Sensa Table Top,ÔÇØ ujarnya santai.

Tantangan Kompetisi dan Kategori Baru

Selain melakukan demonstrasi, Chef Juna juga akan bertindak sebagai juri dalam kompetisi Black Box Challenge yang menguji kemampuan peserta dalam mengolah bahan rahasia.

ÔÇ£Kriterianya sama. Mereka mendapatkan boks yang belum tahu isinya apa. Isinya sama juga, boksnya sama,ÔÇØ jelasnya terkait teknis perlombaan tersebut.

Selain kategori utama seperti Indonesian Main Course yang mencakup daging merah dan makanan laut, acara tahun ini memperkenalkan kategori kompetisi baru yakni Rijsttafel.

Kategori Rijsttafel mengangkat konsep sajian bersejarah kolonial dan akan dinilai oleh jajaran juri ahli, termasuk Henry Alexie Bloem yang memiliki pengalaman di restoran standar Michelin Star.

Rangkaian acara ini juga mencakup lomba Modern Plated Dessert, dekorasi kue, hingga seni ukir buah atau Fruit Carving untuk menunjukkan kreativitas para peserta dari berbagai daerah.

Artikel terkait

Rekomendasi