Cesc Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid di Masa Depan

Cesc Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid di Masa Depan
Foto: Ilustrasi Cesc Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid di Masa Depan.

Manajer Como 1907 Cesc Fabregas dilaporkan tidak menutup pintu untuk menjadi pelatih klub raksasa Liga Spanyol Real Madrid pada masa mendatang.

Kabar ini muncul setelah Fabregas berhasil mencetak sejarah dengan membawa Como 1907 mengamankan kualifikasi kompetisi Eropa untuk kali pertama, seperti dikutip dari Bola.

Walaupun Fabregas merupakan produk asli akademi La Masia dan pernah memperkuat Barcelona selama tiga musim, ia menunjukkan sikap profesional terhadap potensi melatih Los Blancos.

Meski mulai masuk dalam radar petinggi klub ibu kota Spanyol tersebut, Fabregas menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada proyek jangka panjang di Italia.

Ia juga mengungkapkan telah membangun relasi kerja yang positif dengan manajemen Real Madrid, khususnya dalam pengembangan bakat muda dari akademi mereka.

"Saya adalah pemegang saham di klub (Como)," ujar Fabregas dalam wawancara bersama Cadena Cope dikutip dari Football Espana, Rabu (13/5/2026).

"Saya melihat sebuah proyek untuk memulai karier kepelatihan, saya memiliki kontrak dan saya sangat santai"

"Saya berada di tempat yang membantu saya berkembang dan saya sangat bahagia. Saya adalah orang yang melakukan perekrutan pemain," lanjutnya.

Ambisi Menjadi Pelatih Kepala

Ketertarikan klub besar seperti Chelsea dan Real Madrid terhadap Fabregas didasari oleh karisma serta pemahaman taktiknya yang dinilai sangat matang meski masih baru di dunia manajerial.

Fabregas menegaskan bahwa dirinya memiliki prinsip kuat untuk selalu memegang kendali penuh sebagai pelatih utama dalam kariernya.

"Saya tidak punya batasan yang mutlak. Satu batasan yang mutlak, dan saya sudah sangat jelas tentang ini sejak awal, adalah saya tidak ingin menjadi asisten misalnya," tegas Fabregas.

"Saya jelas ingin menjadi pelatih kepala. Hal lainnya (kemungkinan Real Madrid)? Saya bahkan belum memikirkannya atau mempertimbangkannya. Saya belum punya waktu untuk hal itu."

Filosofi Manajemen Tim

Dalam kesempatan tersebut, Fabregas turut menyinggung filosofi kepelatihannya yang mengagumi sosok seperti Luis Enrique dan Carlo Ancelotti.

Ia memberikan perhatian khusus pada sisi humanis Ancelotti yang dianggap sebagai kualitas luar biasa dalam menangani sebuah tim besar.

Mengenai dinamika internal tim, Fabregas menekankan bahwa kesolidan grup harus berada di atas kepentingan individu pemain maupun pelatih.

"Apa yang terjadi dengan Xabi Alonso dan Vinicius itu adalah momen di mana Anda harus siap untuk membuat keputusan yang baik, dan yang terpenting, apa yang membuat Anda menjadi pelatih yang lebih baik adalah Anda harus memikirkan tim terlebih dahulu."

"Tidak ada yang lebih baik dari tim, tidak ada yang lebih kuat dari tim, dan tidak ada yang lebih tinggi dari tim," tutur Cesc Fabregas melanjutkan.

Baginya, menjaga persatuan kelompok adalah faktor krusial untuk meraih prestasi yang stabil dalam periode waktu yang lama.

"Jika Anda memiliki kelompok yang bersatu dan kuat, siapa pun yang ingin mengacaukan keadaan dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan."

"Anda akan mendapatkan rasa hormat dari kelompok tersebut dan Anda akan selalu berprestasi lebih baik dalam jangka panjang," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi