Keberangkatan jemaah haji Indonesia untuk musim 1447 Hijriah atau 2026 Masehi telah dilaksanakan secara bertahap sejak akhir April dari berbagai embarkasi. Dilansir dari Cahaya, sebagian jemaah saat ini telah mendarat di Madinah untuk memulai rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kesiapan fisik menjadi aspek krusial agar jemaah tetap bugar selama menjalankan aktivitas ibadah yang padat. Salah satu kendala kesehatan yang sering muncul adalah munculnya luka lecet atau melepuh pada kaki akibat mobilitas tinggi di bawah cuaca panas ekstrem.
Aktivitas berjalan kaki dari hotel menuju masjid atau lokasi ibadah lainnya membuat kaki sangat rentan terhadap cedera ringan. Suhu permukaan tanah yang tinggi di Arab Saudi serta tekanan dari alas kaki menjadi pemicu utama kondisi tersebut.
Dikutip dari Instagram @kemenhaj.ri dan situs resmi kemkes.go.id, terdapat beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan jemaah untuk melindungi kaki mereka selama di Tanah Suci.
1. Pemilihan Alas Kaki yang Ideal
Jemaah disarankan memakai sandal atau sepatu dengan ukuran yang tepat, yakni tidak terlalu longgar maupun terlalu sempit. Ukuran yang tidak pas akan memicu gesekan berlebih pada kulit yang menjadi penyebab utama luka lecet.
2. Memakai Kaos Kaki
Penggunaan kaos kaki berfungsi sebagai lapisan pelindung tambahan untuk meminimalisir kontak langsung antara kulit dengan alas kaki. Selain mengurangi gesekan, kaos kaki juga efektif menyerap keringat sehingga kaki tetap nyaman dalam kondisi panas.
3. Aplikasi Pelembap Secara Rutin
Kondisi kulit yang kering sangat berisiko mengalami keretakan dan luka melepuh. Oleh karena itu, jemaah sangat dianjurkan untuk rutin mengoleskan pelembap agar kulit kaki tetap lembut dan lebih tahan terhadap gesekan saat berjalan jauh.
4. Menyiapkan Tas Alas Kaki
Saat masuk ke dalam masjid, gunakan tas kecil untuk menyimpan alas kaki sendiri guna menghindari risiko hilang atau tertukar. Membawa tas ini memastikan jemaah tidak perlu berjalan tanpa alas kaki saat keluar dari area masjid.
5. Larangan Berjalan Tanpa Alas Kaki
Permukaan jalan di sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram memiliki suhu yang sangat panas. Berjalan tanpa pelindung kaki sangat berbahaya karena dapat menyebabkan luka bakar ringan pada area telapak kaki.
6. Segera Beristirahat
Jangan memaksakan diri untuk terus berjalan jika kaki sudah mulai terasa nyeri atau perih. Segera beristirahat sejenak untuk mencegah cedera bertambah parah dan memberikan waktu bagi tubuh untuk memulihkan stamina.
Jika jemaah mendapati kaki mulai bengkak atau terluka, segera gunakan obat-obatan yang sesuai. Jemaah juga dapat segera menghubungi petugas kesehatan di sekitar lokasi untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat.