Cara Mengikat Rambut agar Tidak Mudah Rontok dan Rusak

Cara Mengikat Rambut agar Tidak Mudah Rontok dan Rusak
Foto: Ilustrasi Cara Mengikat Rambut agar Tidak Mudah Rontok dan Rusak.

Mengikat rambut menjadi solusi praktis saat beraktivitas, namun teknik yang salah dapat menyebabkan rambut rapuh, patah, hingga rontok dari akarnya. Dengan menerapkan metode penataan yang tepat, Anda dapat menjaga rambut tetap rapi sekaligus mempertahankan kekuatan serta kesehatan setiap helaiannya secara optimal.

Yang Dibutuhkan:

  • Ikatan rambut berbahan kain lembut (seperti scrunchie atau bahan satin)
  • Jepit rambut alternatif (seperti jepitan badai atau hair claw)
  1. Hindari mengikat rambut saat rambut tengah basah

    Rambut yang basah berada dalam kondisi yang lebih rentan dan rapuh. Mengikatnya dalam keadaan ini akan menimbulkan tarikan berlebih pada akar dan batang rambut yang memicu kerontokan. Selain itu, ikatan pada rambut basah membuat air kesulitan menguap sehingga rambut menjadi sulit kering, mudah patah, kusut, dan bercabang.

  2. Hindari mengikat rambut terlalu kencang

    Peringatan: Mengikat rambut terlalu kencang dapat memicu traksi alopecia, yaitu kondisi rambut rontok akibat tarikan intens yang merusak bagian akar rambut.

    Kurangi penggunaan gaya rambut ponytail yang terlalu ketat. Sebagai alternatif yang lebih aman dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari, Anda bisa menggunakan hair claw untuk menjaga rambut tetap rapi tanpa memberikan tekanan berlebih pada kulit kepala.

  3. Gunakan ikatan rambut berbahan kain

    Gantilah ikat rambut biasa dengan ikat rambut berbahan kain atau scrunchie. Penggunaan scrunchie, terutama yang berbahan kain satin yang lembut dan licin, efektif mengurangi gesekan kuat antara kunciran dan batang rambut. Hal ini menjaga kesehatan rambut serta mencegahnya dari risiko kusut dan rusak.

  4. Hindari mengikat rambut di tempat yang sama terus menerus

    Peringatan: Tarikan konstan tanpa jeda di titik yang sama meningkatkan risiko alopecia traksi serta merusak batang dan akar rambut secara permanen.

    Ubah posisi ikatan rambut Anda secara berkala ke tempat yang berbeda. Jika memungkinkan, biarkan rambut terurai bebas saat Anda tidak melakukan aktivitas berat, seperti saat berada di dalam rumah atau menjelang waktu tidur.

  5. Lepas ikatan rambut perlahan-lahan

    Jangan menarik ikatan rambut secara tergesa-gesa atau kasar. Lepaskan kunciran secara perlahan-lahan untuk menghindari hentakan mendadak pada folikel dan akar rambut, yang tidak hanya menimbulkan rasa sakit tetapi juga memicu kerontokan rambut.

Artikel terkait

Rekomendasi