BWF Uji Coba Shuttlecock Sintetis di Turnamen Junior

BWF Uji Coba Shuttlecock Sintetis di Turnamen Junior
Foto: Ilustrasi BWF Uji Coba Shuttlecock Sintetis di Turnamen Junior.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi memulai pengujian penggunaan shuttlecock sintetis pada turnamen tingkat junior dan grade tiga pada Rabu (8/4/2026). Langkah strategis ini diambil untuk mengevaluasi potensi penggunaan material non-bulu di level kompetisi elite di masa depan.

Keputusan tersebut menjadi respon atas melambungnya harga shuttlecock berbahan bulu bebek atau angsa di pasar internasional. Fenomena ini dipicu oleh keterbatasan bahan baku serta meningkatnya popularitas olahraga bulu tangkis secara global, sebagaimana dilansir dari Lifestyle.

Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund memberikan penjelasan mengenai kondisi pasokan material kok yang mulai menantang bagi para produsen saat ini. Pihaknya mendorong percepatan pengembangan produk alternatif yang lebih berkelanjutan secara ekonomi.

Lund menilai bahwa meskipun situasi tahun lalu belum mencapai tahap kritis, produsen saat ini dituntut untuk segera mengatasi kendala rantai pasok. Fokus utama pengujian ini adalah memastikan karakteristik terbang dan teknis permainan tetap memenuhi standar ketat kompetisi profesional.

Federasi akan melakukan penilaian menyeluruh yang melibatkan berbagai pihak berkepentingan selama proses uji coba di lapangan berlangsung.

"Uji coba ini akan mencakup pengumpulan data performa dari produsen, serta masukan dari pemain, wasit, dan penyelenggara turnamen," kata BWF.

Implementasi kebijakan ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang terhadap pembengkakan biaya operasional turnamen. Keberhasilan uji coba di level junior ini akan menjadi dasar bagi BWF untuk menentukan kelayakan shuttlecock sintetis pada turnamen kelas profesional mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi