Borneo FC Samarinda gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara pada pertandingan pekan ke-33 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu (17/5/2026).
Hasil imbang 0-0 ini membuat posisi Borneo FC dalam persaingan memperebutkan takhta juara menjadi semakin berat, seperti dilansir dari Bola. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut kini mengoleksi 76 poin dan tertahan di peringkat kedua klasemen sementara.
Selisih poin Borneo FC kini berjarak dua angka dari Persib Bandung yang kokoh di puncak klasemen. Situasi ini menguntungkan Persib karena hanya membutuhkan hasil imbang pada laga pamungkas untuk mengunci gelar juara musim ini.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menjelaskan bahwa pasukannya telah berjuang keras untuk mengamankan poin penuh dalam laga tandang tersebut meskipun penyelesaian akhir belum membuahkan hasil.
"Persijap memainkan pertandingan yang menarik pada babak pertama." ujar Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Strategi permainan kemudian disesuaikan oleh tim pelatih selepas turun minum agar daya serang Borneo FC meningkat.
"Namun kami berhasil melakukan penyesuaian yang diperlukan dan permainan kami membaik." kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Jalannya pertandingan paruh kedua bergulir sengit dengan sejumlah peluang yang tercipta dari kedua belah pihak.
"Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga mereka." ucap Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Memasuki fase akhir pertandingan, skuat asuhan Fabio Lefundes bermain lebih terbuka demi memecah kebuntuan.
"Pertandingan berjalan sangat seimbang dan di menit-menit akhir kami bahkan mencoba situasi yang sedikit lebih agresif dan berani untuk mencari kemenangan." tutur Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Kendati demikian, pertahanan rapat tim tuan rumah membuat papan skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
"Sayangnya kami tidak berhasil mencetak gol," kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Meskipun jarak poin melebar dan kompetisi menyisakan satu pertandingan, juru taktik asal Brasil tersebut menolak untuk mengibarkan bendera putih.
"Sekranang situasinya memang menjadi sedikit lebih sulit." ujar Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Peluang meraih trofi juara dinilai masih terbuka mengingat dinamika sepak bola yang sulit diprediksi pada laga terakhir.
"Tetapi belum mustahil, karena semuanya belum berakhir," ucap Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Skenario satu-satunya bagi Borneo FC untuk menjadi juara adalah memenangkan pertandingan terakhir mereka, sembari berharap Persib Bandung menelan kekalahan saat menjamu Persijap Jepara pada pekan penutup.
ÔÇ£Akan seperti yang kami lakukan sepanjang musim ini." kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Kegagalan meraih poin penuh di Jepara disesali oleh Fabio Lefundes karena momentum puncak klasemen kini beralih sepenuhnya ke tim rival.
"Bagaimanapun, kami memang membutuhkan Persib Bandung terpeleset, dan kali ini justru kami yang terpeleset di sini, meski tetap mendapatkan satu poin." tutur Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Perubahan jarak poin di klasemen sementara membuat Borneo FC kini bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
"Jadi sekarang selisih kami menjadi dua poin dari mereka." ucap Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Fabio Lefundes pun berharap Persijap Jepara mampu memberikan perlawanan serupa saat menghadapi sang pemuncak klasemen nanti.
"Sebelumnya kami hanya berharap mereka terpeleset satu kali, sekarang kami juga berharap Persijap bisa memainkan pertandingan bagus seperti saat melawan kami ketika menghadapi mereka (Persib) nanti,ÔÇØ kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.