Borneo FC Samarinda membawa pulang satu poin setelah mencatatkan hasil imbang tanpa gol saat bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Hasil di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu (17/5/2026) ini, seperti dikutip dari Suara, membuat langkah Pesut Etam dalam memperebutkan takhta juara menjadi semakin menantang.
Kegagalan mengamankan poin penuh di Jepara membuat selisih jarak angka Borneo FC melebar dua poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. Kini, posisi Borneo FC di papan atas menjadi lebih sulit karena mereka wajib memenangkan pertandingan terakhir sembari mengharapkan rivalnya tersebut menelan kekalahan.
Kendati demikian, Fabio Lefundes selaku pelatih kepala menegaskan bahwa asa untuk meraih gelar juara belum sepenuhnya padam. Juru taktik asal Brasil tersebut memastikan anak asuhnya bakal terus berjuang hingga kompetisi benar-benar selesai.
"Sekarang situasinya di papan atas memang diakui menjadi sedikit lebih sulit bagi kami. Tetapi, peluang tersebut belum sepenuhnya mustahil terwujud, karena perjuangan panjang sepanjang musim ini belum benar-benar berakhir," ucap Fabio, Selasa (19/5/2026).
Ketatnya organisasi pertahanan tuan rumah pada paruh pertama dinilai menjadi faktor utama yang menyulitkan barisan penyerang tim tamu. Perubahan strategi yang dilakukan Borneo FC pada babak kedua sejatinya mampu meningkatkan performa permainan, namun penyelesaian akhir yang buruk menggagalkan target kemenangan mereka.
"Persijap memainkan organisasi permainan yang sangat menarik dan menyulitkan pada babak pertama. Namun, memasuki paruh kedua kami berhasil melakukan beberapa penyesuaian strategi yang diperlukan sehingga performa permainan kami jauh membaik," ujar Fabio Lefundes.
Kedua tim tercatat saling bergantian mendapatkan peluang emas sepanjang waktu normal. Memasuki menit-menit akhir pertandingan, skema yang lebih ofensif sempat diterapkan oleh Borneo FC demi memecah kebuntuan, walaupun upaya tersebut tetap tidak membuahkan hasil.
"Kami memiliki beberapa peluang emas di depan gawang, begitu juga dengan tim mereka. Pertandingan berjalan sangat ketat, dan di menit-menit akhir babak kedua kami bahkan mencoba menerapkan skema situasi yang sedikit lebih agresif serta berani demi memburu gol kemenangan. Namun sayang sekali, kami tetap tidak berhasil memecah kebuntuan untuk mencetak gol," urai juru taktik asal Brasil tersebut.
Menghadapi laga pamungkas, Fabio Lefundes secara terbuka menaruh harapan besar kepada Persijap Jepara. Dirinya berharap Persijap mampu menampilkan performa yang sama solidnya ketika nanti berhadapan dengan Persib Bandung di pertandingan terakhir.
"Perjuangan di laga terakhir nanti akan tetap sama seperti yang sudah kami tunjukkan dengan konsisten sepanjang musim ini. Bagaimanapun juga, posisi kami saat ini memang membutuhkan momentum di mana Persib Bandung terpeleset. Ironisnya, pada pertandingan kali ini justru kami sendiri yang terpeleset di sini, meskipun kami tetap pulang dengan membawa satu poin," kata Fabio.
"Jadi sekarang selisih jarak angka kami menjadi melebar dua poin dari mereka. Jika sebelumnya kami hanya berharap mereka terpeleset satu kali untuk hasil imbang, maka untuk saat ini kami juga berharap penuh agar Persijap Jepara bisa memainkan pertandingan yang luar biasa bagusnya seperti saat mereka menggagalkan kami, ketika mereka menghadapi Persib nanti," pungkas Fabio Lefundes.