Peluang Borneo FC untuk menguasai takhta tertinggi klasemen sementara harus kandas. Tim berjuluk Pesut Etam ini hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menantang tuan rumah Persijap Jepara.
Pertandingan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 tersebut digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu (17/5) malam. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Borneo FC karena kompetisi kini hanya menyisakan satu laga terakhir.
Dikutip dari Media Indonesia, Borneo FC langsung tampil menekan sejak sepak mula demi mengincar poin penuh. Koldo Obieta membuka peluang pada menit ke-8 melalui tendangan jarak jauh yang masih melambung tipis di atas gawang.
Persijap Jepara yang bermain tanpa beban perlahan keluar dari tekanan tamu. Penyerang Laskar Kalinyamat, Carlos Franca, sempat melepaskan tembakan pada menit ke-15 namun arah bola masih melenceng.
Kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, tampil gemilang di bawah mistar dengan menggagalkan eksekusi tendangan bebas Juan Villa pada menit ke-32. Ardiansyah kembali menyelamatkan gawangnya menjelang turun minum dari sepakan keras Mariano Peralta.
Memasuki paruh kedua, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menginstruksikan skuadnya meningkatkan daya serang. Aliran bola dari Kei Hirose dan Juan Villa terus merepotkan lini bertahan tuan rumah yang dikawal Diogo Brito.
Anak asuh Mario Lemos sesekali membalas lewat serangan balik cepat yang dimotori Alexis Gomez dan Iker Guarrotxena. Tensi pertandingan sempat meninggi hingga wasit mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Persijap, Indra Arya pada menit ke-59.
Meski kedua kesebelasan melakukan rotasi pemain di sisa waktu paruh kedua, kebuntuan tetap tidak terpecahkan. Penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.