Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memberikan apresiasi terhadap kehadiran pendukung Arema FC dalam pertandingan pekan ke-29 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat, 24 April 2026. Laga tersebut berjalan kondusif meski mempertemukan ribuan pendukung tuan rumah dan tamu dalam satu tribun tanpa insiden.
Dilansir dari Suara, pertemuan kedua tim ini berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil tersebut membuat Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen sementara dengan perolehan 66 poin, meskipun untuk pertama kalinya Maung Bandung gagal mengamankan poin penuh saat bermain di kandang sendiri pada musim ini.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Bojan Hodak terkait atmosfer di Stadion GBLA yang menempatkan Aremania di Tribun Selatan. Pelatih asal Kroasia tersebut menilai kehadiran suporter lawan memberikan nyawa lebih pada pertandingan sepak bola profesional.
"Yang pertama, saya merasa senang karena bisa melihat ada suporter tim tamu, karena seharusnya begini di belahan dunia manapun," kata Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Hodak menambahkan bahwa keberadaan pendukung dari tim lawan merupakan hal positif bagi perkembangan iklim sepak bola di tanah air. Pengalaman ini tergolong jarang ia temui selama memimpin skuad Maung Bandung.
"Ini tentu saja bagus karena suporter tandang bisa berada di stadion," ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Kedewasaan kedua kelompok suporter menjadi sorotan utama dalam laga yang berlangsung ketat tersebut. Hodak mencatat bahwa Bobotoh tetap fokus memberikan dukungan melalui nyanyian tanpa memicu gesekan dengan pendukung tamu.
"Ini jadi tahun ketiga saya berada di sini, Bobotoh selalu banyak bernyanyi, kalian juga bisa melihat bahwa tidak ada insiden apapun," ujar Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Keamanan dan ketertiban selama jalannya pertandingan dianggap sebagai sinyal positif bagi masa depan kompetisi domestik. Integrasi suporter di dalam satu stadion diharapkan menjadi standar baru dalam pertandingan-pertandingan besar lainnya.
"Saya rasa ini tentunya bagus untuk sepakbola Indonesia, karena sejatinya suporter tuan rumah dan tamu bisa berada di dalam stadion," tegas Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Pertandingan sendiri berjalan dengan tensi tinggi di mana kedua kesebelasan saling menekan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol. Tambahan satu poin ini menjaga posisi Persib di jalur perebutan gelar juara kompetisi musim 2025/2026.