Ribuan bobotoh merayakan keberhasilan Persib Bandung merengkuh gelar juara Super League 2025/2026 dengan memadati jalan-jalan protokol di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Euforia kemenangan tersebut diwarnai aksi konvoi kendaraan yang memicu kepadatan arus lalu lintas, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Arak-arakan pendukung tim berjuluk Pangeran Biru ini memadati area mulai dari Jalan Sutisna Senjaya, Dr Soekardjo, Siliwangi, KHZ Mustofa, hingga Komplek Dadaha. Kepadatan serupa juga terlihat di ruas Jalan SL Tobing, Indihiang, RE Martadinata, Simpang Lima, Yudanegara, dan Ir Juanda.
Di tengah kegembiraan tersebut, suara bising dari penggunaan knalpot brong oleh sebagian peserta konvoi sempat menuai keluhan dari warga setempat. Selain itu, para pendukung juga tampak menyalakan kembang api serta flare di sepanjang rute yang mereka lalui.
Wandi (43), seorang warga Kecamatan Siliwangi mengungkapkan bahwa kegiatan nonton bareng yang digelar di sejumlah titik telah memicu kemacetan lalu lintas. Dirinya menyayangkan maraknya penggunaan knalpot bising dalam perayaan tersebut.
"Kami sangat menyayangkan masih banyak motor brong digunakan oleh para remaja dan seharusnya aparat supaya lebih tegas mereka melakukan razia. Akan tetapi, razia motor yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota beberapa hari belum maksimal, kami mendorong agar melakukan ke setiap sekolah," ujar Wandi, Sabtu (23/5/2026).
Respons mengenai perayaan ini juga datang dari pihak pemerintah daerah setempat. Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menilai antusiasme masyarakat di wilayah Priangan Timur, khususnya Kota Tasikmalaya, dalam menyambut kemenangan ini sangat masif.
Kepadatan arus kendaraan di berbagai jalur utama kota tidak terhindarkan setelah masyarakat selesai menghadiri acara nonton bareng dan melanjutkan selebrasi dengan keliling kota. Pihak pemerintah setempat pun memberikan imbauan terkait ketertiban umum.
"Kemenangan Persib Bandung dengan hasil 0 vs 0 Persijab Jepara ini menjadi juara liga BRI 1 merupakan kemenangan warga Jawa Barat. Kami mengimbau agar merayakan kemenangan supaya tak memakai knalpot brong, karena dapat memicu, menganggu kenyamanan, keamanan bagi masyarakat dan berharap Kota Tasikmalaya kondusif," paparnya.