Blake Lively Tuntut Kerugian Reputasi Rp 1,1 Triliun dari Justin Baldoni

Blake Lively Tuntut Kerugian Reputasi Rp 1,1 Triliun dari Justin Baldoni
Foto: Ilustrasi Blake Lively Tuntut Kerugian Reputasi Rp 1,1 Triliun dari Justin Baldoni.

Aktris Blake Lively mengklaim mengalami kerugian reputasi senilai Rp 1,1 triliun akibat tuduhan yang dilontarkan rekan mainnya, Justin Baldoni, menjelang persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026 mendatang.

Perselisihan antara bintang utama film It Ends With Us ini semakin meruncing setelah munculnya dokumen hukum yang menaksir dampak kerusakan citra sang aktris. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom pada Rabu (23/4/2026), kerugian tersebut mencakup dampak dari kampanye negatif di media sosial.

Pihak Blake Lively menyertakan keterangan dari ahli komunikasi pemasaran Universitas Northwestern dalam memorandum keberatan mereka. Penilaian ahli menunjukkan bahwa label-label negatif yang muncul selama konflik ini telah mencapai jangkauan audiens yang sangat luas.

"Jumlah tayangan menjadi dasar masing-masing dan menghitung kerugian dolar tertentu," sambung Humphreys, pakar yang ditunjuk Blake Lively.

Humphreys menjelaskan bahwa perhitungan ganti rugi tersebut didasarkan pada jangkauan pernyataan yang dituduhkan kepada kliennya. Penggunaan kata-kata tertentu oleh pihak lawan dinilai telah menciptakan impresi digital yang merugikan secara finansial.

Di sisi lain, Justin Baldoni melalui memo keberatan yang diajukan pada 20 April membantah bahwa dirinya menjadi penyebab utama rusaknya citra Lively. Baldoni menilai reputasi publik sang aktris sudah terbentuk jauh sebelum konflik hukum mereka terjadi.

Pihak Baldoni menegaskan bahwa penyebutan istilah-istilah seperti pengganggu atau pribadi yang sulit diajak bekerja sama tidak akan memberikan dampak kerusakan tambahan. Ia berargumen bahwa persepsi publik tersebut tidak disebabkan oleh dugaan kampanye fitnah yang dituduhkan kepadanya.

Seorang hakim di New York sebelumnya telah menolak 10 dari 13 poin tuduhan yang diajukan oleh Blake Lively terhadap Baldoni dan sejumlah rekan kerjanya. Meski demikian, persidangan akan tetap dilanjutkan untuk membahas tuduhan pelanggaran kontrak dan aksi balasan.

Artikel terkait

Rekomendasi