Musisi legendaris asal Islandia, Bj├Ârk, kembali mencuri perhatian publik melalui pilihan busananya yang eksentrik saat tampil sebagai DJ di ajang Venice Biennale pada 7 Mei 2026.
Penampilan ini menonjolkan sisi artistik Bj├Ârk yang berani, di mana ia mengenakan busana unik hasil kolaborasi dengan rumah mode ternama dunia, seperti dilansir dari Lifestyle.
Bj├Ârk mengenakan gaun merah muda mencolok rancangan Bottega Veneta dari koleksi Fall 2026, yang merupakan karya desainer Louise Trotter.
Material gaun tersebut menjadi sorotan karena terbuat dari ribuan serat fiberglass daur ulang. Serat ini dirancang untuk bergerak dinamis mengikuti setiap langkah dan gerakan Bj├Ârk di atas panggung.
Sebelum dikenakan oleh Bj├Ârk, busana ini telah dipamerkan dalam peragaan Bottega Veneta sebagai salah satu koleksi penutup yang paling teatrikal.
Vogue menggambarkan busana tersebut lebih condong sebagai sebuah karya seni yang layak dipajang di museum daripada sekadar pakaian untuk aktivitas sehari-hari.
Meski memiliki struktur yang kompleks, Bj├Ârk tetap terlihat percaya diri saat beraksi di balik meja DJ dalam acara bergengsi tersebut.
Aksesori Topi Terinspirasi Legenda UFO
Penampilannya semakin lengkap dengan tambahan topeng emas hasil karya James Merry, kolaborator lama sang penyanyi, serta topi besar rancangan desainer muda Myah Hasbany.
Topi yang dibuat dari bahan mohair rajut tangan tersebut memiliki latar belakang cerita yang unik, yakni terinspirasi dari legenda rakyat tentang jatuhnya UFO di Texas.
ÔÇ£Saya membayangkan penduduk setempat berubah seperti alien setelah membantu menyembunyikan kecelakaan itu,ÔÇØ ujar Hasbany.
Hasbany menjelaskan bahwa ide tersebut juga menjadi simbol mengenai bagaimana individu yang dianggap berbeda sering kali dikucilkan dari lingkungan sosial mereka.
Rekam Jejak Fashion Eksperimental Bj├Ârk
Keberanian Bj├Ârk dalam mengeksplorasi dunia fashion bukanlah hal baru, mengingat ia telah lama dikenal sebagai salah satu musisi paling eksperimental di dunia.
Salah satu momen paling ikonik dalam sejarah kariernya adalah saat ia mengenakan "swan dress" atau gaun angsa di perhelatan Oscar tahun 2001 silam.
Sejak saat itu, ia secara rutin bekerja sama dengan berbagai rumah mode kelas atas seperti Loewe, Moncler, hingga mendiang Alexander McQueen.
Penampilan terbarunya di Venice Biennale tahun ini kembali menegaskan posisi Bj├Ârk dalam menggunakan fashion sebagai medium ekspresi seni yang tidak mengenal batas.