Jude Bellingham Minta Maaf Usai Real Madrid Tekuk Real Oviedo

Jude Bellingham Minta Maaf Usai Real Madrid Tekuk Real Oviedo
Foto: Ilustrasi Jude Bellingham Minta Maaf Usai Real Madrid Tekuk Real Oviedo.

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para suporter setelah mencetak gol kemenangan 2-0 atas Real Oviedo dalam laga Liga Spanyol pada Kamis malam waktu setempat. Kemenangan tersebut diwarnai suasana emosional mengingat Los Blancos dipastikan mengakhiri musim tanpa raihan trofi mayor.

Pemain asal Inggris itu mengunci kemenangan timnya lewat aksi individu menawan setelah menerima bola di luar kotak penalti dan melewati dua pemain lawan. Dilansir dari Suara, gol tersebut merupakan koleksi ketujuh Bellingham musim ini, sekaligus menjadi gol keduanya sepanjang tahun kalender 2026.

Permohonan maaf ini dipicu oleh kegagalan Real Madrid meraih gelar juara Liga Spanyol yang kini telah dikunci oleh rival utama mereka, Barcelona. Kekalahan di El Clasico pekan lalu memastikan Madrid hanya mampu finis sebagai runner-up dan mengulang catatan pahit dua musim beruntun tanpa gelar juara.

Selain performa di lapangan, internal klub juga sedang dilanda berbagai masalah krusial. Manajemen dilaporkan merasa kecewa dengan sikap Kylian Mbappe yang melakukan perjalanan ke Italia di tengah masa pemulihan cedera hamstring, ditambah adanya gesekan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni.

Insiden latihan yang melibatkan Valverde sempat memicu kekhawatiran setelah sang pemain harus dilarikan ke rumah sakit. Meskipun pihak klub mengklarifikasi bahwa cedera kepala tersebut akibat terpeleset dan bukan karena benturan dengan rekan setim, kedua pemain tetap dijatuhi denda sebesar 500 ribu euro.

Krisis di Santiago Bernabeu diperparah dengan memanasnya kursi kepelatihan. Jose Mourinho dikabarkan tengah melakukan negosiasi tahap akhir untuk kembali menukangi Madrid, sementara Presiden Florentino Perez mulai menyerukan pemilihan presiden baru di tengah tudingan adanya kampanye terorganisir yang menyerang kepemimpinannya.

"kampanye terorganisasi" kata Florentino Perez, Presiden Klub.

Pernyataan tersebut disampaikan Perez untuk menanggapi tekanan besar yang mengarah pada jajaran kepemimpinan klub saat ini. Real Madrid kini fokus untuk menyelesaikan sisa pertandingan musim ini di tengah ketidakpastian manajemen dan rumor pergantian pelatih besar-besaran.

Artikel terkait

Rekomendasi