Barcelona Pertimbangkan Langkah Hukum Atas Pernyataan Florentino Perez

Barcelona Pertimbangkan Langkah Hukum Atas Pernyataan Florentino Perez
Foto: Ilustrasi Barcelona Pertimbangkan Langkah Hukum Atas Pernyataan Florentino Perez.

Klub sepak bola Barcelona sedang mempertimbangkan upaya hukum terhadap Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyusul pernyataan kerasnya terkait dugaan korupsi pada Selasa (12/3/2026). Langkah ini diambil setelah tim hukum Blaugrana meninjau tuduhan Perez mengenai keterkaitan klub dengan perangkat pertandingan di Spanyol.

Ketegangan antara dua klub raksasa tersebut meningkat hanya dua hari pasca kemenangan Barcelona atas Real Madrid yang memastikan gelar juara liga. Dilansir dari Bola, Perez melontarkan kritik tajam dalam sebuah konferensi pers yang juga membahas agenda pemilihan internal klub dan kritik terhadap otoritas liga.

"Tiga tahun lalu, kasus Negreira terungkap, skandal korupsi terbesar dalam sejarah sepak bola Spanyol," ujar Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Perez menegaskan bahwa persoalan ini merupakan masalah serius yang belum menemui titik terang di sistem hukum olahraga negara tersebut.

"Ini adalah skandal terbesar dalam sejarah dan kasusnya masih belum terselesaikan," kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Ia juga menyoroti keberadaan para wasit yang bertugas pada periode yang disengketakan dalam susunan liga saat ini.

"Tidak dapat diterima bahwa wasit yang terkait dengan periode itu masih memimpin pertandingan di liga kami," ujar Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Selain pernyataan lisan, pihak manajemen Real Madrid dilaporkan tengah menyusun laporan komprehensif untuk diserahkan kepada federasi sepak bola Eropa.

"Kami sedang menyiapkan dossier setebal 600 halaman yang akan saya kirim ke UEFA. Tidak ada preseden seperti ini dalam sepak bola dunia," kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Perez mengklaim bahwa tindakan yang ia ambil mendapatkan sokongan penuh dari para anggota resmi klub untuk mengusut tuntas kerugian yang mereka alami.

"Para anggota Madrid mendukung saya dalam perjuangan melawan Negreira. Bukan hanya Madrid yang dirugikan, tim lain juga. Barcelona selalu diuntungkan," ujarnya Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Pimpinan Madrid itu bahkan berargumen bahwa dominasi gelar domestik timnya seharusnya bisa jauh lebih besar daripada catatan yang ada sekarang.

"Saya berada di sini selama bertahun-tahun dan hanya memenangkan tujuh Liga Champions serta tujuh gelar liga, yang sebenarnya bisa menjadi 14 karena telah dicuri dari kami," kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.

Merespons rentetan tuduhan tersebut, manajemen Barcelona melalui departemen hukumnya memberikan pernyataan resmi mengenai posisi klub saat ini.

"Mengenai konferensi pers yang digelar Presiden Real Madrid Florentino Perez, kami informasikan bahwa departemen hukum kami sedang meninjau dengan saksama pernyataan dan tuduhan yang disampaikan," bunyi pernyataan manajemen Barcelona.

Pihak klub di Catalunya tersebut memastikan bahwa setiap kata yang diucapkan Perez sedang dalam proses analisis mendalam sebelum tindakan lanjutan diputuskan.

"Pernyataan tersebut saat ini sedang dianalisis dan langkah-langkah selanjutnya sedang dipertimbangkan. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai posisi klub dan keputusan yang diambil pada waktu yang tepat," bunyi pernyataan manajemen Barcelona.

Hingga kini, Barcelona tetap pada pendiriannya membantah segala bentuk praktik korupsi sementara investigasi atas dugaan pembayaran 8,4 juta euro kepada Jose Maria Enriquez Negreira masih berjalan.

Artikel terkait

Rekomendasi