Barcelona Segel Gelar Juara La Liga 2025/2026 Usai Tekuk Real Madrid

Barcelona Segel Gelar Juara La Liga 2025/2026 Usai Tekuk Real Madrid
Foto: Ilustrasi Barcelona Segel Gelar Juara La Liga 2025/2026 Usai Tekuk Real Madrid.

Barcelona resmi mengukuhkan diri sebagai jawara La Liga musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah tim asal Catalan tersebut menundukkan Real Madrid dengan skor akhir 2-0 dalam laga bertajuk El Clasico.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Camp Nou pada Minggu, 10 Mei 2026 tersebut memperkokoh posisi Blaugrana di puncak klasemen. Hasil ini membuat Barcelona kini unggul selisih 14 poin dari pesaing terdekatnya.

Dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, perolehan poin anak asuh Hansi Flick sudah tidak mungkin terkejar. Keberhasilan ini dilansir dari Suara sekaligus menjadi koleksi trofi La Liga ke-29 bagi sejarah panjang klub.

Dua gol penentu kemenangan tuan rumah tercipta seluruhnya pada babak pertama. Marcus Rashford menjadi pembuka keunggulan melalui eksekusi tendangan bebas akurat dari luar kotak penalti saat laga baru dimulai.

Keunggulan tersebut bertambah tidak lama kemudian melalui aksi Ferran Torres. Ia berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan setelah menerima operan tumit yang cerdik dari Dani Olmo di area pertahanan Madrid.

Suasana Stadion Camp Nou yang dipadati lebih dari 62 ribu penonton langsung berubah menjadi lokasi pesta bagi para suporter. Kemenangan atas rival abadi menjadi pelengkap manis dalam perayaan gelar juara musim ini.

"Gelar ini terasa lebih spesial karena kami memenangkannya di kandang melawan Madrid. Sekarang saatnya menikmati bersama para fans," ujar gelandang Barcelona, Frenkie de Jong dikutip dari Reuters.

Gelandang asal Belanda tersebut memberikan penegasan bahwa Barcelona merupakan tim paling tangguh di kompetisi domestik Spanyol sepanjang musim berjalan. Ia juga menatap target yang lebih tinggi untuk periode mendatang.

"Tentu kami juga ingin menjuarai Liga Champions. Itu target kami musim depan," katanya.

Pelatih Hansi Flick terlihat sangat emosional merayakan pencapaian ini di pinggir lapangan. Di balik kesuksesan taktiknya, Flick ternyata sedang melalui masa sulit secara pribadi karena kehilangan orang tercinta.

Flick mengungkapkan bahwa ayahnya baru saja meninggal dunia tepat sebelum pertandingan krusial ini dimulai. Dukungan dari internal tim diakuinya menjadi kekuatan utama untuk tetap memimpin pertandingan.

"Hari ini sangat berat bagi saya. Ayah saya meninggal dunia, tetapi tim ini seperti keluarga. Mereka memberikan segalanya," kata Flick.

Juru taktik asal Jerman tersebut mengaku tidak akan pernah melupakan momen emosional di Camp Nou. Baginya, meraih trofi liga di stadion kebanggaan melawan Real Madrid merupakan pencapaian yang luar biasa.

"Itu sebabnya saya tidak akan pernah melupakan hari ini. Menjuarai La Liga di stadion ini dan melawan Real Madrid adalah sesuatu yang luar biasa," lanjut pelatih asal Jerman tersebut.

Kondisi kontras justru dialami oleh kubu lawan yang dipastikan menutup musim tanpa satu pun gelar prestisius. Real Madrid kini mulai diterpa isu perombakan skuat serta rumor kembalinya Jose Mourinho ke kursi pelatih.

Alvaro Arbeloa yang menjabat sebagai pelatih interim mengakui timnya harus melakukan evaluasi total. Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan klub dalam tiga laga sisa sebelum kompetisi benar-benar berakhir.

"Kami harus belajar dari apa yang terjadi musim ini dan bekerja lebih keras lagi. Masih ada tiga pertandingan tersisa dan kami wajib menang demi lambang Real Madrid serta jutaan suporternya," ujar Arbeloa.

Artikel terkait

Rekomendasi