Barcelona resmi mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2025-2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Minggu (10/5/2026). Kemenangan dalam laga pekan ke-35 tersebut membuat perolehan poin Blaugrana tidak mungkin lagi dikejar oleh sang rival di sisa musim.
Keunggulan tim tuan rumah dibuka oleh Marcus Rashford saat pertandingan baru berjalan sembilan menit melalui eksekusi tendangan bebas ke arah sudut kiri atas gawang. Sembilan menit berselang, Ferran Torres menggandakan kedudukan sekaligus memastikan tiga poin penuh bagi Barcelona, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil positif ini membawa Barcelona unggul 14 angka dari Real Madrid yang menempati posisi kedua klasemen sementara. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa di kompetisi domestik, selisih poin tersebut telah mematikan langkah Madrid untuk mempertahankan perebutan gelar juara.
Pertandingan bertajuk El Clasico ini juga diwarnai insiden ketegangan antara gelandang Barcelona, Gavi, dengan penyerang Real Madrid, Vinicius Junior. Gesekan bermula ketika pemain asal Brasil itu memperlihatkan gestur jari yang membentuk angka satu dan lima, yang diduga merujuk pada total koleksi 15 trofi Liga Champions milik Madrid.
Aksi tersebut memicu respons dari Gavi yang kemudian mendorong Vinicius di tengah jalannya laga. Dalam pernyataan resminya setelah pertandingan usai, pemain muda didikan La Masia itu memberikan penjelasan mengenai apa yang ia sampaikan kepada lawannya tersebut.
"Saya menyuruh Vinicius tutup mulut," kata Gavi, pemain Barcelona.
Meski terlibat perselisihan di lapangan hijau, Gavi tetap memberikan apresiasi terhadap kualitas individu yang dimiliki oleh penyerang andalan Real Madrid tersebut.
"Dia pemain hebat, tapi sedikit emosional seperti saya," lanjut Gavi.
Kemenangan ini menjadi momentum perayaan bagi publik Camp Nou setelah dominasi mereka di liga sepanjang musim ini tidak terbendung. Real Madrid kini harus fokus mengamankan posisi runner-up di klasemen akhir musim 2025-2026.