Tren meminum campuran minyak zaitun dan lemon secara langsung pada pagi hari belakangan ini tengah viral di berbagai media sosial. Banyak pengguna mengklaim kebiasaan ini dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menahan rasa lapar, hingga menyukseskan program penurunan berat badan.
Meski demikian, para pakar kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut tidak selalu aman bagi setiap individu. Mengonsumsi minyak zaitun secara langsung saat lambung masih kosong berisiko memicu masalah pencernaan seperti rasa mual hingga diare.
Dikutip dari Lifestyle, dokter spesialis gizi klinik RS Ciputra Citra Garden, dr. Jovita Amelia, Sp.GK menjelaskan bahwa minyak zaitun sebetulnya menyimpan kandungan lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara tepat.
"Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang lebih sehat dibandingkan lemak jenuh,"ujar dr. Jovita saat diwawancarai Kompas.com pada Kamis (9/4/2026).
Walaupun menyehatkan, dr. Jovita mengingatkan bahwa minyak zaitun tetap tergolong sebagai sumber lemak yang memiliki kalori tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Melansir Fox News (3/12/2025), kebiasaan mengonsumsi minyak zaitun dalam takaran shot populer karena banyak pengguna media sosial merasa lebih kenyang dan berenergi. Beberapa konten di TikTok bahkan mengklaim cara ini efektif menekan keinginan untuk ngemil.
Metode konsumsi yang umum dilakukan adalah meminumnya langsung menggunakan sendok makan, lalu dicampur dengan perasan lemon atau air untuk mempermudah proses menelan. Namun, dokter keluarga asal North Carolina, Will Haas, menilai fenomena ini lebih didominasi oleh pengaruh media sosial daripada bukti medis yang kuat.
"Minyak zaitun memang baik untuk kesehatan, tetapi manfaat terbaiknya didapat saat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang,"kata Haas.
Haas menjabarkan bahwa sebagian orang rentan mengalami efek samping berupa mual atau peningkatan frekuensi buang air besar setelah menelan minyak zaitun langsung. Kondisi ini rentan terjadi jika dikonsumsi sewaktu perut belum terisi makanan.
Selain mengganggu lambung, Haas mengingatkan bahwa meminum minyak zaitun sebagai shot harian bisa menambah pasokan kalori dalam jumlah besar tanpa disadari. Satu sendok makan minyak zaitun diketahui menyimpan lebih dari 100 kalori.
Jika kebiasaan ini terus dijalankan tanpa mengevaluasi total asupan makanan harian, jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh justru akan melonjak. Hal tersebut berisiko menggagalkan target penurunan berat badan.
Klaim Detoksifikasi Belum Terbukti Secara Medis
Hingga saat ini, belum ada studi ilmiah kuat yang memvalidasi bahwa kombinasi minyak zaitun dan lemon mampu membersihkan racun dari dalam tubuh atau berfungsi sebagai ramuan detoks. Manusia pada dasarnya sudah dibekali sistem organ alami yang bekerja otomatis untuk membuang zat sisa.
Berdasarkan informasi Healthline (4/8/2025), lemon dan minyak zaitun memang kaya akan senyawa antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh. Kendati demikian, khasiat tersebut tidak akan berlipat ganda secara otomatis ketika kedua bahan diaduk menjadi satu cairan shot.
Pentingnya Pendekatan Diet Seimbang
Ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum meminta publik agar bersikap lebih kritis dalam menyikapi segala bentuk tren kesehatan yang jamak beredar di media sosial. Menurutnya, tidak ada produk tunggal yang bisa memberikan khasiat instan.
"Tidak ada bahan tunggal yang otomatis membuat berat badan turun kalau pola makan dan gaya hidupnya tidak diperbaiki,"ujar dr. Tan saat diwawancarai Kompas.com pada Rabu (8/4/2026).
Dr. Tan menggarisbawahi bahwa kombinasi antara pola makan seimbang, rutin beraktivitas fisik, serta penerapan gaya hidup sehat tetap menjadi pilar utama. Langkah-langkah tersebut mutlak diperlukan guna menjaga berat badan ideal dan kesehatan organ tubuh jangka panjang.
Atas dasar pertimbangan medis tersebut, para pakar kesehatan merekomendasikan masyarakat untuk memakai minyak zaitun sebagai pelengkap menu makanan harian. Penggunaan sebagai campuran salad atau bahan masakan dinilai jauh lebih aman dan bermanfaat dibandingkan meminumnya secara langsung.