Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting menyerahkan tiga ekor sapi berukuran besar untuk disembelih di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat, pada perayaan Idul Adha, Rabu, 27 Mei 2026. Pelaksanaan kurban tersebut dilakukan setelah ia dan keluarganya menunaikan ibadah salat Id di Masjid Al Huda sejak pukul 06.21 WIB.
Pelaksanaan kurban di rumah sang artis senantiasa menarik perhatian masyarakat sekitar setiap tahunnya, seperti dilansir dari Suara. Pada kesempatan kali ini, seluruh anggota keluarga sang pelantun lagu Alamat Palsu tersebut tampil kompak dengan mengenakan busana muslim bernuansa kuning terang.
Rasa syukur mendalam disampaikan oleh perempuan berusia 33 tahun tersebut atas kelancaran ibadah kurban yang dapat ia tunaikan kembali bersama keluarga besarnya pada tahun ini.
"Memaknai Idul Adha yang jelas alhamdulillah masih dikasih sehat, rezeki, masih dikasih apa ya, keberkahan sama Allah, masih bisa berkurban di tahun ini, alhamdulillah. Buat anak-anak, buat keluarga," kata Ayu Ting Ting.
Mengenai ukuran dan bobot dari ketiga sapi jumbo yang ia kurbankan, ibu satu anak ini memilih untuk tidak membeberkannya secara mendetail ke publik. Ayu berseloroh bahwa dirinya tidak memahami masalah teknis mengenai timbangan hewan ternak tersebut.
"Kalau bobot kan saya bukan tukang sapi," kelakar Ayu Ting Ting.
Saat ditanya mengenai kemungkinan untuk menambah jumlah atau ukuran hewan kurbannya agar lebih besar dari perayaan tahun-tahun sebelumnya, Ayu menyatakan rasa cukupnya terhadap apa yang ada.
"Oh enggak, ya yang ada aja alhamdulillah," tambah Ayu Ting Ting.
Proses pemotongan hewan kurban tetap dilangsungkan di area pekarangan rumahnya dengan melibatkan panitia mandiri bentukan internal keluarga. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses distribusi berjalan dengan tertib.
"Di rumah, kita punya panitia sendiri, jadi tiap tahun lakukan sendiri. Pak Ustaz-nya juga ke mari juga," jelas Ayu Ting Ting.
Seluruh paket daging dari ketiga sapi tersebut nantinya akan segera dibagikan secara merata kepada pihak-pihak yang berhak menerima di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
"Seperti biasa, ke keluarga, ke tetangga," lanjut Ayu Ting Ting.
Di balik keserasian busana kurung kuning yang dipakai keluarganya, Ayu membeberkan cerita jenaka mengenai sang ayah, Abdul Rozak, yang sempat menolak memakai seragam rancangan temannya itu seusai salat Id.
"Ini dari rancangan teman saya, ini memang temanya... saya kan kalau lebaran paling seneng bajunya simpel-simpel. Baju kurung, jadi ya udahlah kita bikin aja yang penting seragam," ungkap Ayu Ting Ting.
Menurut Ayu, ayahnya sempat bersikeras untuk tetap mengenakan pakaian haji terlebih dahulu demi menunjukkan identitasnya pada hari raya tersebut sebelum akhirnya bersedia mengganti pakaian.
"Oh enggak, ntar dia ganti kok. Kata dia kan 'gua kan haji', tadi dia bilang gitu. 'Gua kan haji, enggak ah gua pakai haji dulu ah. Ini lebaran gue' dia bilang. Ya udah, suka-suka dia dah," cerita Ayu Ting Ting.
Meskipun sang adik, Syifa, tidak dapat ikut serta dalam pelaksanaan salat Id berjamaah karena masih berada dalam masa pemulihan pascamelahirkan, suasana perayaan di rumah Ayu tetap berjalan dengan hangat. Keberkahan dari ibadah kurban ini diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga beserta warga sekitar.