Penyerang sayap Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, dipastikan tetap bertahan di Paris meski tengah menjadi incaran sejumlah klub raksasa Eropa pada musim kompetisi 2026. Penegasan mengenai masa depan pemain tim nasional Georgia tersebut disampaikan langsung oleh sang ayah, Badri Kvaratskhelia.
Dilansir dari Detik Sport melalui laporan Tribuna, sederet klub papan atas seperti Real Madrid, Barcelona, Liverpool, dan Arsenal dilaporkan tertarik untuk meminang Kvaratskhelia. Rumor ini mencuat menyusul performa konsisten sang pemain yang masih memiliki kontrak di Parc des Princes hingga musim panas 2029.
Pemain berusia 25 tahun itu tercatat telah memberikan kontribusi signifikan bagi Les Parisiens dengan torehan 16 gol dan sembilan assist dari total 42 penampilan di semua ajang musim ini. Sejak didatangkan pada musim dingin 2025, ia langsung menjadi pilar penting yang membantu PSG meraih gelar juara Liga Champions.
Badri Kvaratskhelia menanggapi dingin kabar yang mengaitkan putranya dengan klub lain. Ia mempertanyakan urgensi anaknya untuk meninggalkan klub yang telah memberikan prestasi besar.
"Mengapa dia harus berpikir untuk pindah ke tempat lain ketika dia memenangkan gelar bersama tim dan merupakan salah satu pemain kunci PSG?" kata Badri.
Ayah pemain dengan nilai pasar 90 juta Euro itu menambahkan bahwa sang anak merasa nyaman tinggal di ibu kota Prancis. Faktor apresiasi dari pihak manajemen menjadi alasan kuat Kvaratskhelia betah merumput di Ligue 1.
"Dia bahagia di Paris, di mana dia sangat dihargai dan dihormati oleh klub," sambung Badri.
Meskipun demikian, pihak keluarga tetap bersikap terbuka terhadap keputusan klub di masa depan. Hingga saat ini, pihak Kvaratskhelia menyatakan belum ada pembicaraan terkait rencana penjualan atau pemutusan kerja sama.
"Jika PSG tidak lagi ingin melanjutkan kerja sama, kami akan mempertimbangkan opsi, tetapi untuk saat ini, hal ini belum dibahas," tambah Badri.