Tim nasional panjat tebing Indonesia bersiap menghadapi rangkaian jadwal kompetisi internasional yang padat mulai April 2026 guna mematangkan persiapan menuju Asian Games Nagoya. Dilansir dari Detik Sport pada Jumat (17/04/2026), para atlet dijadwalkan mengikuti Asian Beach Games di China serta empat seri World Cup di Polandia dan Prancis.
Kalender federasi menunjukkan Asian Beach Games 2026 di Sanya, China, bakal bergulir pada 22-30 April. Agenda berlanjut ke seri World Cup di Wujiang pada 8-10 Mei, Krakow di Polandia pada 3-5 Juli, serta World Climbing Series Chamonix pada 10-12 Juli mendatang.
Atlet putri andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan performa dalam turnamen yang berlangsung selama empat bulan ke depan tersebut. Olimpian Paris 2024 ini memfokuskan latihan pada efisiensi pemanjatan di setiap kompetisi yang diikuti.
"Semaksimal mungkin mengoptimalkan pemanjatan dan mempertajam catatan waktu," kata Desak menyoal target selanjutnya.
Peraih medali emas Asian Games 2022 Hangzhou ini tidak mempermasalahkan jadwal pertandingan yang berdekatan. Desak menilai partisipasinya dalam banyak seri kompetisi sangat penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding di level dunia.
"Tinggal di-maintenance saja karena saya juga mencari jam terbang (kompetisinya) juga," tutur Desak Made Rita Kusuma Dewi, Atlet Panjat Tebing Putri.
Di sektor putra, Veddriq Leonardo mengonfirmasi akan langsung berkompetisi pada seri World Cup bulan Mei mendatang setelah memutuskan absen dari Asian Beach Games. Veddriq tercatat sebagai pemegang peringkat pertama dunia selama tiga musim berturut-turut pada periode 2021-2023.
"Karena seri pertama (world cup) jadi memang mau langsung dobrak saja. Apalagi l sudah lama juga saya tak naik podium, dan cedera (jari) sudah mendingan jadi sekalian coba-coba dulu harus naik ke fase apa. Maksudnya, apakah (sudah bisa) latihan lebih intens atau masih maintenance," kata Veddriq.
Kemenangan di Olimpiade Paris 2024 memperkokoh dominasi atlet berusia 29 tahun ini di nomor speed putra. Veddriq menegaskan bahwa dirinya akan mengawasi kondisi kebugarannya secara cermat selama kompetisi berlangsung untuk menghindari risiko cedera berulang.
"Tapi kalau masih maintenance maka konsekuensinya catatan waktunya akan segitu-gitu saja tapi tanpa risiko cederanya bertambah (parah). Ya kita lihat saja di seri pertama besok," ujar Veddriq Leonardo, Atlet Panjat Tebing Putra.