Persib Bandung mendapatkan peringatan keras agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Persijap Jepara pada pertandingan pamungkas Super League yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026) sore WIB.
Kewaspadaan ini disuarakan oleh mantan penggawa Maung Bandung, Atep, mengingat tim asal Kota Kembang tersebut masih membutuhkan tambahan satu poin penuh untuk mengunci gelar juara Super League musim ini, seperti dilansir dari Detik Sport.
Saat ini Persib Bandung berada di puncak klasemen sementara Super League dengan torehan 78 poin, namun posisi mereka belum aman karena dibayangi ketat oleh Borneo FC di peringkat kedua dengan raihan 76 angka.
Jika Persib Bandung menelan kekalahan dari Persijap Jepara dan pada pertandingan lain Borneo FC berhasil meraih kemenangan, maka trofi juara yang sudah di depan mata dipastikan akan melayang.
Catatan minor membayangi Pangeran Biru karena salah satu dari tiga kekalahan mereka musim ini diderita dari Laskar Kalinyamat, di mana Persib takluk 1-2 saat bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini pada 18 Agustus 2025 lalu.
"Persijap ini bisa menahan imbang Borneo. Tentu ini menunjukkan kekuatannya. Menunjukkan performa yang baik di laga-laga akhir Super League," kata Atep.
Mantan kapten Maung Bandung tersebut juga menekankan pentingnya mengingat hasil minor pada pertemuan pertama kedua tim demi menjaga fokus para pemain.
"Ini juga menjadi catatan, di putaran pertama Persib kalah dari Persijap. Makanya harus waspada."
Evaluasi menyeluruh diharapkan dapat mendongkrak motivasi skuad asuhan Pangeran Biru agar rekor hat-trick juara kompetisi tidak kandas di laga terakhir.
"Kekurangan atau kelemahan harus diperbaiki. Persib harus menunjukkan performa terbaik untuk memastikan hat-trick juara. Motivasi itu harus dipegang agar tidak terganjal," kata Atep menambahkan.