Alvaro Arbeloa Dukung Florentino Perez Terkait Klaim Manipulasi Gelar

Alvaro Arbeloa Dukung Florentino Perez Terkait Klaim Manipulasi Gelar
Foto: Ilustrasi Alvaro Arbeloa Dukung Florentino Perez Terkait Klaim Manipulasi Gelar.

Manajer Real Madrid Alvaro Arbeloa mendukung pernyataan Presiden Klub Florentino Perez mengenai hilangnya tujuh gelar Liga Spanyol akibat dugaan korupsi sistematis pada Rabu (13/5/2026). Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers menyusul gejolak kasus hukum yang melibatkan rival mereka terkait skandal pembayaran wasit.

Dukungan ini mencuat setelah pihak klub berencana mengirimkan berkas keberatan resmi kepada badan sepak bola Eropa, UEFA. Dilansir dari Bola, langkah institusional ini merupakan respons terhadap dugaan ketidakadilan dalam kompetisi domestik selama hampir dua dekade terakhir.

Arbeloa menyatakan bahwa seluruh elemen pendukung klub berada di pihak presiden dalam menyikapi situasi tersebut. Ia menilai tindakan Perez adalah bentuk pembelaan terhadap martabat dan kepentingan para anggota klub di tengah perlakuan yang dianggap berbeda dibandingkan klub lainnya.

"Saya di sini bukan untuk mengomentari konferensi pers presiden," ungkap Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Arbeloa menambahkan bahwa setiap pendukung yang menyimak penjelasan presiden akan merasakan sentimen yang sama. Menurutnya, ada standar yang berbeda dalam perlakuan otoritas sepak bola terhadap klub berjuluk Los Blancos tersebut.

"Setiap penggemar Real Madrid yang mendengarkan presiden kemarin akan setuju bahwa dia membela kepentingan anggota klub dan akan setuju bahwa klub diperlakukan berbeda dari klub lain di seluruh dunia," kata Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Pihak manajemen menekankan bahwa kecurigaan ini berdasar pada realitas kompetisi selama 20 tahun terakhir. Arbeloa menyebut ada banyak hal yang tidak masuk akal dalam jalannya persaingan di liga domestik selama periode tersebut.

"Tentu saja. Kita semua tahu apa yang terjadi selama 20 tahun terakhir. Pasti ada hal-hal yang tidak kita ketahui," tutur Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Ia juga menegaskan komitmen klub untuk terus berupaya menegakkan aturan hukum dalam industri sepak bola. Bagi Arbeloa, situasi yang terjadi selama dua dekade ini merupakan fenomena luar biasa yang tidak dapat diterima secara logika kompetisi yang jujur.

"Itu tidak legal dan tidak masuk akal bagi kita yang terlibat dalam kompetisi ini. Sungguh luar biasa bahwa hanya Real Madrid yang ingin menegakkan hukum dalam sepak bola. Itu adalah perasaan yang dirasakan oleh semua penggemar Madrid," ujar Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Di sisi lain, Arbeloa juga merespons kritik atas menurunnya performa tim yang telah melewati dua musim tanpa trofi mayor. Ia menolak anggapan bahwa klub sedang berada dalam keterpurukan terdalam dan mengingatkan kembali pencapaian klub di level Eropa.

"Standar ganda selalu ada. Kita tidak bisa menyangkal bahwa kita telah melewati dua tahun tanpa gelar. Berapa banyak tim yang lebih lama? Berapa banyak tim yang telah memenangkan Piala Eropa seperti yang kita menangkan dalam beberapa tahun terakhir? Saya rasa para anggota tidak bodoh. Yang menyakiti mereka adalah perlakuan buruk sehari-hari dari banyak orang," jelas Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Kepercayaan diri Arbeloa tetap tinggi terhadap kepemimpinan Florentino Perez dalam menstabilkan kondisi internal maupun eksternal klub. Ia yakin sang presiden memiliki kapabilitas untuk membalikkan keadaan sulit yang sedang dihadapi institusi saat ini.

"Jika ada seseorang yang mampu membalikkan situasi ini, itu adalah Florentino Perez," pungkas Arbeloa, Manajer Real Madrid.

Real Madrid dijadwalkan akan melakoni pertandingan melawan Real Oviedo di Stadion Santiago Bernabeu pada Kamis malam. Laga tersebut diprediksi akan menjadi momentum bagi para penggemar untuk memberikan reaksi terhadap situasi politik dan hukum yang tengah membelit klub.

Artikel terkait

Rekomendasi