Aktris Anne Hathaway sukses menarik perhatian publik saat menghadiri acara premiere global film The Devil Wears Prada 2 di New York. Kehadirannya menjadi buah bibir lantaran pilihan busana serba merah yang sangat identik dengan nuansa ikonik film tersebut.
Dikutip dari Lifestyle, Hathaway memilih gaun merah rancangan rumah mode mewah Louis Vuitton. Gaun tersebut merupakan hasil arahan kreatif dari desainer Nicolas Ghesquière yang menampilkan detail estetika yang kuat dan penuh referensi.
Busana tersebut hadir dengan potongan tanpa tali serta bagian atas yang didesain menyerupai korset. Pada bagian bawah, rok berstruktur dengan lipatan dalam memberikan volume yang elegan saat sang aktris melangkah di karpet merah.
Garis leher berbentuk hati dengan ujung yang runcing menambah kesan dramatis pada penampilannya. Melansir Vogue (20/4/2026), pemilihan warna merah menyala ini merujuk langsung pada nuansa "devil" yang menjadi inti cerita dalam film.
Penampilan berani Anne Hathaway dipertegas dengan penggunaan sandal platform berwarna senada. Sandal tersebut memiliki desain minimalis dengan tali sederhana dan hak tebal yang menjulang tinggi.
Berdasarkan laporan WWD (20/4/2026), bagian platform pada alas kaki tersebut memberikan tambahan tinggi sekaligus mempertegas siluet tubuh Hathaway. Kombinasi ini menciptakan kesan yang lebih berani namun tetap mempertahankan sisi elegan sang bintang.
Hathaway juga menyempurnakan gayanya dengan perhiasan mewah dari Bvlgari. Sentuhan aksesori glamor ini memperkuat kesan berkelas yang memang ditujukan untuk momen spesial di karpet merah.
Referensi Karakter Andy Sachs dalam Mode Modern
Sepanjang rangkaian tur promosi film, Hathaway bersama penata gaya Erin Walsh secara konsisten menghadirkan gaya yang terinspirasi dari karakter Andy Sachs. Referensi ini dibuat lebih sederhana namun tetap memiliki kekuatan visual yang besar.
Beberapa penampilan sebelumnya bahkan merujuk langsung pada momen-momen legendaris dari film pertama. Hal ini mencakup penggunaan sepatu bot tinggi hingga reinterpretasi modern dari sweater berwarna biru cerulean yang sangat terkenal.
Transisi Gaya Selama Tur Promosi
Sebelum puncaknya di New York, Hathaway sempat mengenakan berbagai busana dari perancang papan atas dunia. Daftar tersebut meliputi sepatu dari Jimmy Choo, sepatu bot karya Stella McCartney, hingga desain unik dari Schiaparelli.
Rangkaian gaya tersebut menunjukkan perkembangan penampilan yang secara terarah menuju konsep utama pada malam premiere. Gaun merah Louis Vuitton akhirnya menjadi puncak dari narasi gaya yang dibangun selama masa promosi.
Meski mengambil inspirasi dari karakter fiksi, gaya Anne Hathaway tetap terasa modern dan relevan dengan tren masa kini. Pendekatan tersebut membuat penampilannya tidak terlihat seperti kostum, melainkan sebuah interpretasi segar yang ikonik.