Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa secara tegas menepis rumor adanya pembangkangan pemain di internal tim menjelang laga melawan Barcelona pada Minggu (10/5/2026). Kabar miring ini muncul setelah serangkaian konflik antarpemain melanda klub asal ibu kota Spanyol tersebut dalam sepekan terakhir.
Kondisi ruang ganti Los Blancos dilaporkan memanas akibat perselisihan antara Antonio Ruediger dan Alvaro Carreras, serta tindakan Kylian Mbappe yang dinilai tidak etis. Selain itu, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde terlibat konfrontasi yang mengakibatkan Valverde harus dilarikan ke rumah sakit karena cedera kepala.
Akibat insiden tersebut, Federico Valverde dipastikan absen membela tim dalam pertandingan El Clasico yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/5) dinihari WIB. Laporan dari Onda Cero, sebagaimana dilansir dari Detik Sport, menyebut Arbeloa kehilangan kendali dan mulai dicibir oleh beberapa pemainnya sendiri.
Arbeloa dilaporkan sempat membangkucadangkan Ceballos dan Asencio selama dua bulan terakhir sebagai respons atas ketegangan tersebut. Namun, suksesor Xabi Alonso ini menegaskan bahwa tidak ada masalah personal yang memengaruhi keputusannya dalam menyusun komposisi pemain.
"Ada banyak kebohongan yang beredar," cetus Arbeloa dilansir ESPN.
Mantan pemain timnas Spanyol tersebut merasa perlu meluruskan informasi mengenai integritas para pemainnya di tengah sorotan publik. Ia menekankan bahwa seluruh anggota skuat tetap menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme meskipun diterpa berbagai isu negatif.
"Bohong kalau dibilang para pemain saya tidak profesional. Benar-benar sebuah kebohongan kalau pemain-pemain saya dikatakan kurang iajar kepada saya, tidak sekalipun," lanjut Arbeloa.
Arbeloa juga menampik anggapan bahwa dirinya sengaja memarkir pemain tertentu karena adanya perselisihan pribadi atau masalah perilaku di luar lapangan. Ia menjamin hubungan antara staf pelatih dan pemain tetap berjalan harmonis di balik layar.
"Bohong kalau para pemain dibilang tidak bermain karena mereka punya masalah dengan saya, atau kehidupan mereka tidak sesuai dengan apa yang seharusnya menjadi kehidupan seorang pemain Real Madrid. Itu sama sekali tidak benar," pungkas Arbeloa.