Kabar melegakan datang dari pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hospital General de Catalunya. Pembalap asal Spanyol tersebut sukses menjalani tindakan bedah akibat kecelakaan fatal pada balapan utama MotoGP Catalunya 2026.
Cedera parah yang menimpa adik Marc Marquez ini meliputi retak ringan di bagian bawah leher dekat bahu, tepatnya pada tulang leher C7. Selain cedera tersebut, Alex Marquez juga mendapati tulang selangka kanannya patah, yang kemudian ditangani melalui operasi pemasangan pelat logam.
Proses intervensi medis tersebut dilaporkan berjalan tanpa hambatan, sehingga sang pebalap diizinkan untuk segera meninggalkan fasilitas kesehatan.
"Alex Marquez berhasil menjalani operasi tadi malam untuk mengatasi patah tulang selangka kanannya. Ia akan meninggalkan rumah sakit sore ini," demikian keterangan dari Gresini Racing, Senin (18/5/2026) sore WIB.
Seperti dikutip dari Kompas, kendaraan yang dipacu Alex Marquez hancur berat dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Insiden buruk ini bermula pada putaran ke-12 akibat kendala teknis yang dialami oleh Pedro Acosta.
Saat memacu motor di lintasan lurus pada lap ke-12, Pedro Acosta selaku pebalap Red Bull KTM Factory Racing tersenggol dari belakang oleh Alex Marquez. Padahal, Acosta sebelumnya telah mencoba mengangkat tangan sebagai isyarat peringatan bagi pengendara lain di belakangnya.
Kendati sempat bertahan di atas motor masing-masing setelah benturan, Alex Marquez akhirnya kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terhempas keras dalam kecepatan tinggi. Sepeda motornya hancur setelah berguling beberapa kali di area sirkuit.
Puing serta hantaman dari kecelakaan tersebut turut mengenai Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team yang sedang melintas di lokasi. Situasi itu memaksa Di Giannantonio ikut terjatuh ke luar area lintasan balap.
Meski mengalami cedera akibat insiden tersebut, Fabio Di Giannantonio tetap sanggup melanjutkan kompetisi. Bahkan, pebalap yang akrab disapa Diggia ini keluar sebagai pemenang dalam balapan utama MotoGP Catalunya 2026 yang sempat dihentikan dua kali oleh kibaran bendera merah.
Menyusul kemenangan Di Giannantonio, posisi kedua dan ketiga pada podium kehormatan secara berurutan ditempati oleh dua pembalap asal Spanyol, Joan Mir serta Fermin Aldeguer.