Alex Marquez dan Johann Zarco Mengalami Cedera di MotoGP Catalunya

Alex Marquez dan Johann Zarco Mengalami Cedera di MotoGP Catalunya
Foto: Ilustrasi Alex Marquez dan Johann Zarco Mengalami Cedera di MotoGP Catalunya.

Pebalap Alex Marquez dan Johann Zarco mengalami cedera serius akibat kecelakaan fatal dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Minggu, 17 Mei 2026. Insiden tersebut bermula dari masalah teknis pada motor Pedro Acosta yang merembet ke pebalap lain.

Kecelakaan di Tikungan 10 itu terjadi akibat ban belakang motor Pedro Acosta kempis, sehingga serpihan kendaraannya menghantam Alex Marquez hingga terjatuh dan motornya hancur. Bendera merah atau red flag langsung dikibarkan yang memaksa adik Marc Marquez tersebut menyudahi balapan lebih awal.

Pihak tim Gresini Racing mengonfirmasi bahwa pebalap asal Spanyol itu menderita patah tulang selangka kanan serta fraktur marginal pada vertebra C7. Berdasarkan informasi terbaru, operasi pemasangan pelat logam yang ditangani oleh tim dokter berjalan sukses.

"Hari ini saya hanya bisa bersyukur," tulis Marquez dikutip dari Instagram pribadinya.

Marc Marquez selaku kakak korban menyampaikan rasa syukurnya melalui media sosial karena kecelakaan tersebut tidak berakibat lebih fatal. Mantan juara dunia itu sendiri absen balapan lantaran masih memulihkan diri dari operasi ganda pada bahu dan kaki kanannya.

"Pembaruan: Fraktur marginal pada vertebra C7; evaluasi yang lebih detail akan dilakukan minggu depan. Fraktur pada tulang selangka kanan; akan distabilkan dengan plat."

Pihak medis segera melakukan tindakan penstabilan tulang setelah pemeriksaan awal. Tim dokter yang memimpin operasi tersebut adalah Anna Carreras, David Benito, dan Paula Barragan.

"Alex Marquez berhasil menjalani operasi tadi malam untuk mengatasi patah tulang selangka kanannya."

Pihak Gresini Racing mengonfirmasi pemulihan sang pebalap berjalan konsekutif setelah tindakan bedah semalam. Alex Marquez pun dijadwalkan dapat segera meninggalkan fasilitas perawatan.

"Ia akan meninggalkan rumah sakit sore ini," demikian keterangan dari Gresini Racing, Senin (18/5/2026) sore WIB.

Sementara itu, Johann Zarco yang juga terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan mengalami cedera ligamen putus pada lutut dan retakan kecil di pergelangan kaki kiri, seperti dilansir dari Kompas melalui Mundo Deportivo.

"Halo semuanya. Jangan khawatir, kami masih menunggu hasil tes. Saya memakai penyangga leher, tetapi itu lebih mengganggu daripada yang lain."

Pebalap asal Prancis ini menjelaskan detail cederanya untuk meredakan kekhawatiran para penggemar. Zarco menegaskan bahwa tidak ada tulang utama yang patah dalam insiden menakutkan tersebut.

"Terutama lutut saya: ligamennya putus, tetapi tulang paha tidak patah. Ada retakan kecil di bagian bawah tulang betis saya, di bagian luar pergelangan kaki kiri saya," jelasnya dikutip dari Mundo Deportivo.

Zarco meminta publik tidak melihat kondisinya sebagai sesuatu yang sangat parah. Ia berkomitmen untuk terus membagikan perkembangan kesehatannya secara berkala.

"Saya akan terus memberi kabar. Tapi untuk menenangkan pikiran Anda: anggap saja itu lebih merupakan kejadian yang menakutkan daripada sesuatu yang serius."

Zarco kini fokus menjalani masa pengamatan oleh tim medis di rumah sakit setempat. Pemantauan intensif dilakukan guna menentukan langkah pemulihan selanjutnya.

"Saya akan terus memberi Anda informasi terbaru. Saya akan menginap di rumah sakit malam ini karena mereka ingin memantau kondisi saya, dan kemudian kita lihat nanti," tambah pria Prancis itu.

Artikel terkait

Rekomendasi