Al Nassr kini berada di ambang pintu untuk mengunci gelar juara Liga Arab Saudi musim ini. Peluang tersebut sempat tertunda setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh Al Hilal di markas sendiri akibat gol bunuh diri Bento pada masa injury time pekan lalu.
Seperti dilansir dari Detik Sport, Al Nassr kini menyisakan satu pertandingan pamungkas melawan Damac pada Jumat (21/5) dini hari WIB. Di sisi lain, pesaing terdekat mereka, Al Hilal, masih mengantongi dua laga sisa melawan Neom dan Al Fahya.
Skenario juara bisa terjadi lebih cepat bagi Al Nassr jika Al Hilal gagal memetik kemenangan atas Neom. Kendati demikian, persaingan sengit perebutan takhta tertinggi ini diperkirakan akan tetap bergulir hingga pekan ke-34.
Pihak operator kompetisi diketahui tidak pernah memberikan pengumuman resmi mengenai total nominal uang tunai yang diberikan kepada tim pemenang. Informasi mengenai besaran hadiah sejauh ini masih merujuk pada kompetisi musim sebelumnya.
Berdasarkan laporan World Soccer Talk, hadiah yang diperoleh Al Ittihad saat merengkuh trofi juara pada 2023 berada di kisaran 5 juta riyal. Jumlah tersebut setara dengan 1,33 juta dolar AS atau sekitar Rp 22,88 miliar.
Nominal hadiah ini terhitung sangat kecil jika disandingkan dengan anggaran belanja klub-klub raksasa Arab Saudi saat ini. Sebagai gambaran, bintang Al Nassr, Ronaldo, menerima gaji sekitar 3,4 juta paun per pekan.
Selain trofi domestik, skuad Al Nassr juga memiliki kesempatan besar untuk mengakhiri musim dengan raihan double winner. Cristiano Ronaldo dan kolega dijadwalkan bertanding melawan Gamba Osaka pada partai final ACL Two, Minggu (17/5/2026) dini hari WIB.