Al Nassr harus mengubur impian mereka untuk mengangkat trofi juara AFC Champions League Two. Kegagalan ini tidak lepas dari tumpulnya lini depan mereka saat berhadapan dengan Gamba Osaka di laga puncak.
Dikutip dari Detik Sport, pertandingan final yang digelar di Al Awwal Park, Riyadh, pada Minggu (17/5/2026) tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Gamba Osaka. Gol tunggal yang menjadi pembeda dalam laga ini dicetak oleh Denis Hummet.
Kekalahan ini terbilang mengejutkan karena Al Nassr sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Klub asal Arab Saudi tersebut mencatatkan penguasaan bola hingga 67 persen, sementara Gamba Osaka hanya menorehkan 33 persen.
Tidak hanya unggul dalam penguasaan bola, Al Nassr juga agresif dalam melancarkan serangan. Mereka melepaskan total 17 tembakan sepanjang laga, berbanding terbalik dengan Gamba Osaka yang hanya melakukan tiga kali percobaan.
Namun, dominasi tersebut menjadi tidak berarti karena buruknya penyelesaian akhir lini serang mereka. Padahal, Al Nassr menurunkan jajaran pemain bintang di lini depan seperti Sadio Mane, Cristiano Ronaldo, dan Joao Felix.
Sorotan tajam tertuju pada Cristiano Ronaldo yang diplot sebagai ujung tombak. Pemain berjuluk CR7 tersebut tampil tidak mematikan dan gagal memberikan ancaman berarti di area pertahanan lawan.
Rating Terburuk Cristiano Ronaldo
Berdasarkan data dari SofaScore, penyerang berusia 41 tahun itu melakukan lima kali percobaan tembakan tanpa ada satu pun yang menemui sasaran. Tiga tendangan Ronaldo berhasil diblok oleh barisan pertahanan lawan, sedangkan dua lainnya melenceng dari gawang.
Ronaldo juga tercatat membuang dua peluang emas yang didapatnya di depan gawang. Pergerakannya sangat mudah diredam oleh lini belakang Gamba Osaka, di mana ia sama sekali tidak memenangi duel dari empat kali kesempatan dan tidak sukses melakukan dribel.
Performa minor ini membuat Ronaldo mendapatkan nilai 5,9 dari SofaScore, sekaligus menjadikannya pemain dengan rating terburuk dalam laga tersebut. Padahal, kapten timnas Portugal ini tampil tajam sepanjang musim dengan mengemas 28 gol di seluruh kompetisi.
Hasil mengecewakan di final AFC Champions League Two ini memperpanjang catatan buruk Ronaldo bersama Al Nassr. Sejak memutuskan bergabung dengan klub Arab Saudi tersebut pada tahun 2022, dirinya masih mengalami puasa gelar juara.