Xavi Simons Alami Cedera ACL dan Absen Bela Belanda di Piala Dunia

Xavi Simons Alami Cedera ACL dan Absen Bela Belanda di Piala Dunia
Foto: Ilustrasi Xavi Simons Alami Cedera ACL dan Absen Bela Belanda di Piala Dunia.

Gelandang Tottenham Hotspur Xavi Simons dipastikan mengakhiri musim lebih awal setelah menderita cedera Ligamen Silang Anterior (ACL) pada lutut kanan saat menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineaux pada Sabtu (25/4/2026). Cedera serius ini dialami pemain berusia 23 tahun tersebut pada menit ke-58 setelah terlibat benturan dengan bek lawan.

Kabar mengenai kondisi pemain berkebangsaan Belanda tersebut dikonfirmasi langsung melalui rilis resmi klub sebagaimana dilansir dari Bola. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa Simons harus menjalani prosedur operasi dalam waktu dekat guna memulai proses pemulihan jangka panjang.

"Xavi akan menjalani operasi dalam beberapa minggu mendatang dan, setelah itu, akan memulai rehabilitasinya bersama tim medis kami," tulis Tottenham Hotspur melalui akun resmi X.

Klub asal London Utara tersebut juga memberikan dukungan moril kepada sang pemain yang kini harus menepi dari lapangan hijau di tengah perjuangan tim dalam kompetisi domestik.

"Semua orang di Tottenham Hotspur mengirimkan cinta dan dukungan kami kepada Xavi - kami akan mendampinginya di setiap langkah," tulis Tottenham Hotspur via X.

Absennya Simons menjadi kerugian besar bagi skuad asuhan De Zerbi yang tengah berupaya menjauh dari zona degradasi. Sebelumnya, Tottenham sudah kehilangan sejumlah pemain pilar seperti Mohammed Kudus dan kapten Cristian Romero yang juga harus absen hingga akhir musim ini.

Melalui media sosial pribadinya, Xavi Simons mengungkapkan rasa kekecewaan yang mendalam karena tidak bisa membantu tim di sisa laga liga serta harus kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026.

"Orang bilang hidup bisa kejam dan hari ini terasa seperti itu. Musim saya berakhir tiba-tiba dan saya hanya mencoba untuk mencernanya," ujar Simons melalui unggahan di Instagram.

Pemain yang pernah membela Paris Saint-Germain ini mengakui bahwa situasi tersebut sangat berat untuk diterima mengingat ambisi besarnya di level internasional bersama Timnas Belanda.

"Jujur, saya patah hati. Semua ini tidak masuk akal," tulisnya di Instagram.

Simons juga memberikan penegasan bahwa impiannya untuk berlaga di turnamen sepak bola terbesar antarnegara kini harus terkubur sementara akibat pemulihan cedera lututnya.

"Yang selalu saya inginkan hanyalah berjuang untuk tim saya dan sekarang kemampuan untuk melakukan itu telah direbut dari saya, bersamaan dengan Piala Dunia," ujar Simons.

Meskipun demikian, sang pemain menyatakan tekadnya untuk tetap mendukung rekan-rekannya di sisa musim kompetisi dan fokus pada proses penyembuhan agar bisa kembali merumput sesegera mungkin.

"Akan butuh waktu untuk berdamai dengan ini, tetapi saya akan terus menjadi rekan satu tim terbaik yang saya bisa. Saya tidak ragu bahwa bersama-sama kita akan memenangkan pertarungan ini," kata Simons.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keyakinan dan ketahanan akan menjadi modal utamanya dalam menghadapi masa rehabilitasi yang panjang.

"Aku akan menempuh jalan ini sekarang, dipandu oleh iman, dengan kekuatan, dengan kerahanan, dengan keyakinan sambil menghitung mundur hari-hari untuk kembali beraktivitas. Bersabarlah denganku," tutup Simons.

Artikel terkait

Rekomendasi