WOSPAC Barcelona secara resmi membuka kantor perwakilan di Indonesia guna memberikan kesempatan bagi pesepak bola muda tanah air untuk mengikuti pembinaan berbasis asrama di Spanyol. Peluncuran ini dilakukan di Mini Soccer Pendekar Goozone Cibis Park, Jakarta Selatan, pada Senin (11/5/2026).
Dilansir dari Detik Sport, akademi yang berdiri sejak 2010 ini tercatat telah melahirkan sejumlah pemain profesional ternama. Beberapa di antaranya adalah David Raya dari Arsenal, Keita Balde, serta mantan bintang Barcelona, Jordi Alba.
Program ini dirancang untuk menyiapkan atlet muda berprestasi melalui sistem pelatihan yang komprehensif. Kurikulum yang digunakan mengadopsi metodologi yang dikembangkan langsung oleh pusat akademi di Barcelona untuk diterapkan kepada peserta dari Indonesia.
CEO WOSPAC Barcelona Rep Office Indonesia Benhard Sitorus menjelaskan bahwa program tersebut mengintegrasikan berbagai aspek pengembangan atlet. Peserta nantinya akan menetap di fasilitas asrama yang telah disediakan di Spanyol.
"Programnya menggabungkan latihan teknik, fisik, dan studi. Fasilitas dan lokasi bertempat di WOSPAC Boarding School Barcelona. Para peserta mendapatkan penginapan aman, sesi teori, teknik, taktik dan pengalaman sebagai pemain lokal Spanyol ala Barcelona," kata Benhard Sitorus.
Director & Founder WOSPAC Alex Bosacoma Sesma menekankan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat dalam hal minat terhadap olahraga ini. Kehadiran akademi bertujuan untuk mengonversi antusiasme tersebut menjadi jalur pengembangan pemain profesional.
"Indonesia merupakan salah satu negara dengan gairah sepakbola terbesar di dunia dan memiliki potensi talenta muda yang luar biasa. Kami melihat antusiasme, energi, dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepakbola sebagai fondasi penting untuk pengembangan pemain masa depan," ujar Alex Bosacoma Sesma.
Pemain yang bergabung akan mendapatkan akses langsung ke ekosistem sepak bola Eropa, termasuk bertanding melawan tim lokal dan dipantau oleh pencari bakat. Langkah ini didukung penuh oleh PSSI sebagai bagian dari penguatan kualitas pemain usia dini.
"Pembinaan Sepakbola di Indonesia tidak mungkin hanya dilakukan oleh Federasi, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan sepakbola. Salah satunya seperti hadirnya program pengembangan sepakbola internasional seperti WOSPAC Barcelona yang membuka akses pembinaan, pendidikan, dan exposure bagi talenta muda Indonesia ke ekosistem sepakbola Eropa," tutur anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga.
Arya menambahkan bahwa sinergi ini memiliki dampak positif pada pembaruan ilmu pengetahuan di bidang olahraga bagi pelatih dan pemain nasional.
"Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas pemain usia muda, transfer knowledge kepelatihan, serta penguatan sport science dan pembinaan modern di Indonesia," ucap Arya Sinulingga.