VfB Stuttgart dipastikan akan tampil di ajang Liga Champions UEFA (UCL) musim 2026/27. Seperti dikutip dari Media Indonesia, kepastian ini didapat meskipun mereka ditahan imbang 2-2 oleh Eintracht Frankfurt pada laga terakhir Bundesliga musim 2025/26.
Pertandingan di Deutsche Bank Park sempat tertunda lebih dari lima menit akibat kepulan asap dari suar di tribun penonton. Begitu laga dimulai, Frankfurt langsung mengancam lewat Jean-Matt├®o Bahoya, namun tendangannya mampu tepis dengan satu tangan oleh kiper Stuttgart, Alexander N├╝bel.
Tak lama berselang, N├╝bel kembali dipaksa bekerja keras untuk menghalau tembakan keras Ritsu Doan. Meski ditekan, Stuttgart justru berhasil mencuri gol pembuka pada menit ke-10.
Umpan sepak pojok yang terukur dari Chris F├╝hrich berhasil disambut dengan sundulan oleh Chema Andr├®s yang mengoyak jala gawang tuan rumah. Frankfurt asuhan Albert Riera mencoba membalas, tetapi aksi individu menawan Can Uzun kembali digagalkan oleh ketangguhan N├╝bel.
Menjelang jeda, Stuttgart berhasil menggandakan keunggulan. Tepat di masa injury time babak pertama, Nikolas Nartey melepaskan tembakan keras yang tak terbendung untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Saat turun minum, rencana Stuttgart berjalan mulus karena rival terdekat mereka dalam perebutan tiket UCL, TSG 1899 Hoffenheim, sedang tertinggal 2-0 dari Borussia M├Ânchengladbach. Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan sedikit melambat.
Frankfurt baru mendapat peluang emas lewat pemain pengganti, Farès Chaïbi, namun sepakan kerasnya lagi-lagi digagalkan Nübel. Petaka bagi Stuttgart datang pada menit ke-71.
Nübel melakukan kesalahan dengan menjatuhkan Jonathan Burkardt di area terlarang saat berusaha merebut bola setelah gagal menangkap umpan silang dengan sempurna. Farès Chaïbi yang maju sebagai eksekutor penalti dengan tenang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Stuttgart mencoba keluar dari tekanan untuk mempertahankan keunggulan, salah satunya lewat peluang Jamie Leweling yang masih bisa diselamatkan kiper Michael Zetterer. Namun, drama terjadi di menit ke-91 saat Chema Andr├®s melakukan pelanggaran handball di dalam kotak penalti.
Burkardt yang menjadi algojo penalti kedua Frankfurt sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-2. Hasil imbang di menit-menit akhir ini menggagalkan ambisi Stuttgart untuk meraih kemenangan tandang ketujuh mereka musim ini.
Kendati demikian, kekalahan telak yang diderita Hoffenheim di laga lain tetap memastikan Die Roten finis di peringkat keempat dan lolos ke Liga Champions. Di sisi lain, kegagalan memetik poin penuh membuat Frankfurt harus puas finis di peringkat kedelapan dan dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan.