Pendakwah Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed menyatakan kekecewaannya atas kasus dugaan pencabulan yang menjerat Syeikh Ahmad Mishri (SAM) pada Rabu (29/4/2026). Nama Ustaz Solmed sebelumnya sempat dikaitkan oleh publik dengan identitas pelaku yang berinisial SAM tersebut.
Kecaman keras disampaikan Ustaz Solmed setelah Mabes Polri secara resmi menetapkan Syeikh Ahmad Mishri sebagai tersangka. Dilansir dari Detik Hot, penetapan status hukum tersebut mengejutkan pihak rekan sesama pendakwah di Indonesia.
"Pastinya, saya kaget dan kita semua sangat mengecam. Atas perbuatan SAM (Syeikh Ahmad Mishri) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri," kata Ustaz Solmed.
Solmed menilai tindakan kriminal ini telah memberikan dampak negatif terhadap reputasi para pendakwah di tanah air. Penegasan proses hukum yang transparan menjadi harapan utama agar pelaku dapat menerima sanksi yang sesuai dengan perbuatannya.
"Dan kita berharap, saudara SAM (Syeikh Ahmad Mishri) agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan penegak hukum," ujar Ustaz Solmed.
Pihaknya juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang saat ini tengah memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum. Dukungan tersebut disampaikan agar para korban tetap tabah dalam menghadapi proses persidangan mendatang.
"Tentunya untuk para korban, tetap semangat, bersabar sambil menunggu proses hukum yang sedang berjalan dalam rangka mendapatkan keadilan," ungkap Ustaz Solmed.
Sebelumnya, identitas Ustaz Solmed menjadi sasaran hujatan netizen di media sosial akibat narasi yang mencatut namanya dalam kasus pelecehan seksual sesama jenis tersebut. Namun, sang pendakwah membantah keterlibatan apapun dan memastikan dirinya tidak terkait dengan perkara yang sedang ditangani kepolisian.