Bayern Muenchen bersiap menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026 di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (29/4/2026) pukul 02.00 WIB. Klub asal Jerman tersebut dipastikan tampil tanpa didampingi manajer Vincent Kompany akibat skorsing.
Dilansir dari Bola, bek Bayern Muenchen Dayot Upamecano menegaskan bahwa absennya sang pelatih di pinggir lapangan tidak akan menggoyahkan mentalitas tim. Pemain asal Perancis tersebut meyakini seluruh pemain telah memahami instruksi taktis yang diberikan Kompany sepanjang musim berjalan.
ÔÇ£Kami telah bekerja sama dengannya sepanjang musim. Kami telah memahami semuanya. Mentalitas kami tidak akan berubah hanya karena dia tidak berada di pinggir lapangan,ÔÇØ kata Upamecano, Bek Bayern Muenchen.
Upamecano menambahkan bahwa fokus utama tim adalah meraih kemenangan meskipun bermain di markas lawan. Ia juga mengakui kualitas individu yang dimiliki oleh skuad asuhan Luis Enrique tersebut menjelang duel krusial di Paris.
ÔÇ£Ini pertandingan besar bagi kami, kami benar-benar fokus pada permainan kami. Tentu saja, kami ingin menang di sini di Parc des Princes. PSG memiliki pemain hebat dan skuad yang luar biasa. Tetapi kami benar-benar fokus pada permainan kami dan kami ingin menang,ÔÇØ sambung Upamecano, Bek Bayern Muenchen.
Meskipun Bayern memiliki modal kemenangan 2-1 di lokasi yang sama pada November lalu, Upamecano menilai situasi kali ini berbeda karena status laga sebagai babak semifinal. Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh untuk mengamankan tiket menuju final.
ÔÇ£Ini pertandingan yang sama sekali berbeda (daripada bulan November), semifinal Liga Champions. Kami tidak melihat ke masa lalu dan sepenuhnya fokus. Kami ingin memenangkan kedua pertandingan dan akan melakukan segala upaya untuk menang di sini besok,ÔÇØ tambah Upamecano, Bek Bayern Muenchen.
Mantan pemain RB Leipzig ini juga membedah gaya permainan PSG yang dinilai dinamis dan penuh pergerakan. Ia mewaspadai ancaman kolektif dari barisan penyerang Paris, terutama pergerakan Ousmane Dembele yang sering mengacaukan pertahanan lawan.
ÔÇ£Kami sudah pernah bermain melawan Paris dan kami mengenal mereka. Ini sangat sulit. Ousmane menguasai bola di seluruh lapangan. Agak mirip dengan kami dengan Harry (Kane). Mereka mencoba untuk mengacaukan lawan dengan banyak pergerakan. Kami akan mencoba untuk mengatasinya. Mereka memiliki tim yang sangat bagus, mereka tidak hanya memiliki Ousmane, tetapi juga banyak pemain lain. Mereka adalah tim yang sangat lengkap,ÔÇØ jelas Upamecano, Bek Bayern Muenchen.
Di sisi lain, Vincent Kompany tetap mendampingi persiapan tim di sesi latihan dan ikut berangkat ke Paris. Tugas memberikan arahan langsung dari pinggir lapangan akan diserahkan kepada asisten pelatih Aaron Danks.
ÔÇ£Danksy (Aaron Danks) punya banyak pengalaman, pernah menjadi asisten pelatih di Inggris untuk beberapa waktu,ÔÇØ kata Kompany, Manajer Bayern Muenchen.
Kompany menyampaikan keyakinan penuh pada kapasitas staf kepelatihannya untuk mengawal strategi tim selama ia absen dari area teknis. Ia menilai kolaborasi staf akan berjalan lancar demi mencapai hasil maksimal.
ÔÇ£Saya 100% percaya pada staf dan semua orang lainnya,ÔÇØ sambung Kompany, Manajer Bayern Muenchen.
Pertemuan antara dua raksasa Eropa ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat rekam jejak pertemuan keduanya yang kompetitif. Kompany memperkirakan laga akan ditentukan oleh detail-detail kecil di lapangan.
ÔÇ£Pertandingan selalu sangat ketat saat kami bermain melawan mereka. Terkadang kami menang, terkadang mereka menang,ÔÇØ ujar Kompany, Manajer Bayern Muenchen.