Donald Trump Beri Izin Timnas Iran Berlaga di Piala Dunia 2026

Donald Trump Beri Izin Timnas Iran Berlaga di Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Donald Trump Beri Izin Timnas Iran Berlaga di Piala Dunia 2026.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia tidak keberatan dengan partisipasi Timnas Iran pada ajang Piala Dunia 2026. Kepastian ini disampaikan Trump pada Kamis (30/4/2026) di tengah keraguan publik mengenai izin masuk delegasi Iran akibat eskalasi situasi geopolitik belakangan ini.

Kesiapan tuan rumah untuk menerima kehadiran Iran didasarkan pada kesepakatan dengan otoritas sepak bola tertinggi dunia. Melalui pernyataan resminya, Trump menekankan bahwa keputusan akhir mengenai kepesertaan negara-negara anggota berada di tangan federasi internasional, sebagaimana dilansir dari Bola.

"Yah, jika Gianni mengatakannya, saya baik-baik saja." ujar Trump, dilansir dari Independent.

Presiden Amerika Serikat tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden FIFA terkait penyelenggaraan turnamen yang akan digelar di tiga negara tersebut.

"Apakah Gianni mengatakannya? Gianni Infantino (Presiden AS) ÔÇô itu orang yang unik," ujar Trump.

Kendati memberikan lampu hijau, Trump sempat melontarkan pernyataan mengenai potensi persaingan di atas lapangan jika kedua negara harus saling berhadapan.

"Jika mereka (Iran) menang, kita harus mengkhawatirkan hal itu. Saya harus mengkhawatirkan hal itu. Anda tahu apa, biarkan mereka bermain." ujar Trump.

Ia menegaskan kembali hubungan personalnya yang solid dengan pimpinan federasi sepak bola dunia tersebut dalam pengambilan keputusan ini.

"Gianni itu fantastis, dia teman saya, dia membicarakannya, saya bilang, 'lakukan saja apa pun yang kamu mau'," terang Trump.

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino telah memberikan jaminan sejak awal bahwa Iran tidak akan dicoret dari daftar peserta. Penegasan tersebut disampaikan secara resmi dalam agenda Kongres FIFA yang berlangsung di Vancouver, Kanada.

ÔÇ£Izinkan saya memulai dengan langsung mengkonfirmasi, bagi mereka yang mungkin ingin mengatakan sesuatu yang lain atau menulis sesuatu yang lain, bahwa tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026,ÔÇØ kata Infantino.

Infantino menambahkan bahwa aspek persatuan menjadi landasan utama mengapa pertandingan Iran harus tetap dilaksanakan di wilayah Amerika Serikat sesuai jadwal yang telah ditentukan.

ÔÇ£Dan tentu saja, Iran akan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang.ÔÇØ kata Infantino.

Ketegangan antara kedua negara sempat memuncak setelah terjadi insiden militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Meski demikian, jadwal pertandingan Iran telah ditetapkan untuk menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni mendatang.

Iran tercatat menjadi satu-satunya anggota federasi yang tidak memiliki perwakilan langsung dalam Kongres di Vancouver. Hal ini terjadi setelah sebagian rombongan delegasi Iran ditolak masuk oleh otoritas Toronto, yang memicu aksi boikot dari dua delegasi lainnya yang sebenarnya telah mengantongi visa Kanada.

Artikel terkait

Rekomendasi