Tottenham Hotspur Terancam Degradasi Setelah Imbang Lawan Brighton

Tottenham Hotspur Terancam Degradasi Setelah Imbang Lawan Brighton
Foto: Ilustrasi Tottenham Hotspur Terancam Degradasi Setelah Imbang Lawan Brighton.

Posisi Tottenham Hotspur semakin terdesak di zona degradasi Liga Inggris 2025-2026 setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Brighton pada Sabtu (18/4/2026) malam WIB. Hasil di Stadion Tottenham Hotspur tersebut membuat skuad asuhan Roberto De Zerbi gagal meraih poin penuh di pekan ke-33.

Dilansir dari Bola, tambahan satu poin ini memperpanjang catatan buruk The Lilywhites yang belum pernah memenangkan pertandingan di Liga Inggris sepanjang tahun 2026. Kemenangan terakhir tim asal London Utara tersebut terjadi pada 25 Desember tahun lalu saat menghadapi Crystal Palace.

Kegagalan meraih poin maksimal membuat Tottenham tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan torehan 31 poin. Mereka kini tertinggal satu angka dari West Ham United yang berada tepat di atas zona merah dengan lima laga tersisa.

Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan para pemain untuk membalikkan keadaan. Meskipun mengakui situasi saat ini sangat sulit, ia menilai timnya masih memiliki peluang besar untuk menyapu bersih poin di sisa kompetisi.

"Saya selalu percaya pada kualitas para pemain. Mereka bermain bagus." kata De Zerbi.

Juru taktik asal Italia tersebut menekankan bahwa masih ada 15 poin maksimal yang bisa diperebutkan. Ia optimistis timnya mampu bangkit dan meraih kemenangan beruntun di sisa musim ini meskipun tekanan yang dihadapi sangat besar.

"Kami masih punya lima pertandingan lagi ini sulit, kita semua tahu ini momen yang sulit, ini situasi yang sulit tetapi kami masih punya lima pertandingan lagi, 15 poin, dan tim ini mampu memenangkan lima pertandingan berturut-turut," ujar De Zerbi.

Keyakinan serupa juga disampaikan oleh kapten tim, Cristian Romero, yang menganggap setiap pertandingan sisa sebagai laga final. De Zerbi meminta anak asuhnya untuk tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh situasi sulit yang sedang menyelimuti klub.

"Sekarang mungkin sulit untuk mendengar kata-kata saya, tetapi jika Anda memperhatikan para pemain, jika Anda menganalisis level para pemain, saya pikir kita bisa memenangkan lima pertandingan berturut-turut," tutur De Zerbi.

Penegasan mengenai kualitas skuad kembali disampaikan De Zerbi untuk memotivasi para pemainnya. Ia menolak anggapan bahwa target menyapu bersih kemenangan adalah sebuah bentuk kesombongan, melainkan murni berdasarkan potensi tim.

"Bukan bermaksud sombong, karena saya bukan orang yang sombong, apalagi sekarang, tetapi kami memiliki kualitas yang cukup untuk berjuang dan memenangkan pertandingan secara beruntun," ucap De Zerbi.

Menjelang laga krusial berikutnya melawan Wolverhampton, De Zerbi menuntut loyalitas dan kepatuhan penuh dari seluruh anggota skuad. Ia menginginkan para pemainnya hanya fokus pada instruksi pelatih tanpa terlalu banyak spekulasi negatif.

"Tidak, mereka harus mengikuti saya, mereka tidak perlu berpikir, mereka harus mengikuti saya dan mendengarkan saya," tegas De Zerbi.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut juga menekankan pentingnya menjaga suasana positif di lingkungan latihan. Ia memperingatkan para asisten dan pemain agar tetap semangat dan tidak menunjukkan sikap pesimistis di tengah perjuangan menghindari degradasi.

"I saya bangga dengan penampilan mereka mereka harus lebih kuat dan fokus hanya pada pertandingan melawan Wolverhampton, dan datang ke tempat latihan pada Senin sore dengan senyum, karena jika tidak, mereka akan langsung pulang." jelas De Zerbi.

De Zerbi menutup pernyataannya dengan mengingatkan para pemain tentang status mereka sebagai bagian dari klub besar di kompetisi paling bergengsi. Ia berharap faktor kebanggaan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk meraih poin maksimal.

"I tidak punya waktu untuk melihat orang-orang negatif, untuk melihat pemain atau asisten yang sedih. Tidak." kata De Zerbi.

Skuad Tottenham kini dipersiapkan untuk menghadapi ujian berat di pekan selanjutnya. Fokus utama tim saat ini adalah membuang segala prasangka buruk demi mengamankan posisi di Liga Primer musim depan.

"Kami beruntung karena kami bermain di klub besar, stadion besar, kami bermain di Liga Primer. Kami memiliki kualitas yang tepat untuk memenangkan pertandingan, jadi kami harus berpikir positif, karena saya tidak suka orang-orang yang menangis, yang berpikir negatif," pungkas De Zerbi.

Artikel terkait

Rekomendasi