Terancam Degradasi Tottenham Hotspur Cari Psikolog Olahraga Baru

Terancam Degradasi Tottenham Hotspur Cari Psikolog Olahraga Baru
Foto: Ilustrasi Terancam Degradasi Tottenham Hotspur Cari Psikolog Olahraga Baru.

Klub London utara Tottenham Hotspur sedang berupaya keluar dari ancaman degradasi Premier League dengan mencari psikolog olahraga profesional untuk membantu mentalitas skuat utama. Langkah ini diambil di tengah performa buruk tim yang belum juga bangkit meski telah melakukan pergantian manajer.

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Spurs saat ini tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 31 poin. Tim asuhan Roberto de Zerbi tersebut tercatat baru mengumpulkan poin dari 33 pertandingan dan masih terpaut dua angka untuk mencapai zona aman.

Kondisi tim semakin memprihatinkan lantaran kemenangan terakhir diraih pada 28 Desember 2025 saat menaklukkan Crystal Palace dengan skor 1-0. Sejak saat itu, Spurs melewati 15 pertandingan tanpa kemenangan dengan rincian enam kali imbang dan sembilan kali kalah.

Manajer Roberto de Zerbi yang menjabat sejak akhir Maret lalu kini hanya memiliki lima pertandingan tersisa untuk menyelamatkan klub. Tottenham dijadwalkan akan menghadapi Wolverhampton, Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton dalam misi mengamankan posisi di kasta tertinggi.

Guna mendukung kinerja De Zerbi dalam memotivasi pemain, manajemen klub mengunggah lowongan pekerjaan melalui platform LinkedIn. Fokus utama dari posisi ini adalah mencari tenaga ahli yang mampu meningkatkan performa atlet elite di bawah tekanan kompetisi yang tinggi.

"Posisi ini membutuhkan seorang praktisi yang kredibel, bijaksana, dan sangat efektif di lingkungan Premier League, mampu membangun kepercayaan dengan pemain dan pelatih, sembari diharapkan bekerja dengan ketelitian profesional di tingkat tertinggi permainan," ungkap pernyataan Spurs.

Kehadiran psikolog tersebut diharapkan menjadi solusi instan bagi masalah mental yang disinggung De Zerbi sebelumnya. Saat ini, Spurs baru berhasil mengamankan satu poin dari dua laga awal di bawah kepemimpinan manajer asal Italia tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi