Tim Nasional U17 Indonesia dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba tunggal melawan Arab Saudi pada Selasa (28/4/2026) sebagai persiapan akhir sebelum berkompetisi di Piala Asia U17 2026. Skuad Garuda Asia telah bertolak menuju Arab Saudi pada Sabtu (25/4/2026) setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Jakarta.
Persiapan intensif dilakukan anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto guna menghadapi putaran final yang akan berlangsung pada 5-22 Mei mendatang. Berdasarkan laporan dari Bola, tim kepelatihan telah mematangkan aspek mental dan taktikal, termasuk membedah kekuatan lawan di fase grup.
Kurniawan Dwi Yulianto menjelaskan bahwa analisis mendalam telah dilakukan terhadap calon lawan Indonesia di Grup B, yakni Jepang, China, dan Qatar. Fokus utama tim saat ini adalah mengimplementasikan strategi khusus untuk meredam kekuatan negara-negara tersebut.
"Selain mentalitas, kami pasti sudah menganalisa tim lawan juga. Jadi, kami coba untuk membuat taktik untuk menghadapi China, terus Jepang, dan juga Qatar," ujar Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas U17 Indonesia.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut memutuskan untuk membawa 20 pemain ke Arab Saudi setelah memulangkan enam nama dari proses seleksi. Salah satu pemain yang terpaksa dicoret adalah Mochamad Mierza Firjatullah akibat mengalami cedera hamstring yang tidak memungkinkan untuk pulih tepat waktu.
"Tanggal 28 ini kami ada uji coba lawan Arab Saudi. Jadi, kami akan coba taktik itu di pertandingan lawan Arab Saudi," ucap Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas U17 Indonesia.
Pertandingan melawan tuan rumah Arab Saudi dipastikan menjadi satu-satunya agenda latih tanding internasional bagi Putu Ekayana dan rekan-rekannya. Keterbatasan waktu menjadi alasan utama tim kepelatihan tidak menambah jadwal uji coba lainnya sebelum turnamen resmi dimulai.
"Arab Saudi (saja), karena waktunya tidak keburu," ungkap Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas U17 Indonesia.
Menutup keterangannya, mantan penyerang legendaris Indonesia itu menegaskan pentingnya dukungan moril dari para penggemar sepak bola di tanah air. Ia berharap doa masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain muda yang akan berjuang membawa nama bangsa.
"Saya tidak akan pernah berhenti untuk meminta dukungan dan doa dari masyarakat untuk keberhasilan tim Indonesia," ungkap Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas U17 Indonesia.