Timnas U17 Indonesia Hadapi China di Pembukaan Piala Asia U17 2026

Timnas U17 Indonesia Hadapi China di Pembukaan Piala Asia U17 2026
Foto: Ilustrasi Timnas U17 Indonesia Hadapi China di Pembukaan Piala Asia U17 2026.

Timnas U17 Indonesia dijadwalkan menghadapi China pada laga pembuka Grup B Piala Asia U17 2026 yang berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026) pukul 23.30 WIB. Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto ini memikul ekspektasi besar setelah pencapaian impresif pada edisi sebelumnya.

Dilansir dari Bola, tim nasional saat ini didominasi oleh wajah-wajah baru yang masih memerlukan penguatan dalam aspek adaptasi dan kerja sama tim. Tantangan besar menanti mengingat Indonesia sempat menelan kekalahan dalam dua laga uji coba melawan China pada Februari lalu.

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, memberikan analisis mendalam mengenai perbedaan dinamika yang dihadapi skuad Garuda Muda saat ini dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun lalu di mana langkah Indonesia bisa dikatakan cukup mulus untuk melaju ke babak selanjutnya." ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Ia menyoroti bahwa komposisi pemain yang tersedia sekarang jauh berbeda karena banyak alumnus Piala Dunia U17 2025 yang sudah tidak lagi berada di tim.

"Tapi tampaknya saat ini dengan komposisi yang berbeda dan berdasarkan performa timnas U17 di 2026 ini, memang harus diakui cukup sulit untuk mereplikasi performa tersebut." kata Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Rizal menambahkan bahwa tim harus segera bangkit dari rentetan hasil negatif selama masa persiapan awal tahun ini untuk bisa bersaing di level Asia.

"Terlebih alumnus Piala Dunia U17 2025 sudah silih berganti tersisa beberapa nama," ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Catatan evaluasi Rizal merujuk pada kekalahan telak Indonesia di awal agenda 2026, termasuk saat menghadapi calon lawan mereka di babak penyisihan nanti.

"Tapi saya rasa belakangan tim memulai agenda di 2026 dengan catatan buruk bagaimana kita menelan kekalahan dari Timnas U17 China yang akan menjadi lawan Indonesia di laga pertama babak penyisihan Piala Asia ini," kata Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Meskipun kalah 0-5 di pertemuan pertama, tim dinilai menunjukkan progres setelah hanya kalah tipis 2-3 pada pertemuan kedua melawan China, meski kemudian sempat takluk 0-7 dari Korea Selatan.

"Tim kalah telak 0-5 tapi setelah itu memberi respons yang baik dan kalah tipis 2-3. Lalu kita ada kekalahan telak dengan skor 0-7 dengan Korea selatan dan setelah itu kita bisa memberikan respons ketika berhadapan lawan berbeda dengan hasil lebih baik ketimbang hasil sebelumnya,ÔÇØ ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Lini pertahanan menjadi fokus perbaikan setelah kegagalan tim melaju jauh di ajang ASEAN U17 Championship pada April 2026 yang berakhir tanpa gol melawan Vietnam di Sidoarjo.

ÔÇ£Sebenarnya skuad timnas kita memiliki potensi dalam merespons cukup baik. Termasuk di persiapan terakhir Piala Asia U17 berhadapan dengan Arab Saudi kalah tipis dengan skor 1-2," kata Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Rizal melihat ada peningkatan organisasi bertahan yang signifikan dibandingkan saat tim berlaga di turnamen tingkat Asia Tenggara sebelumnya.

"Menurut saya sudah ada peningkatan dari segi pertahanan, di mana pertahanan tim di ajang ASEAN U17 Championship yang tidak bisa melaju lebih ke babak selanjutnya,ÔÇØ ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Kehadiran Mathew Baker yang merupakan pemain berpengalaman dari ajang Piala Dunia U17 2025 dianggap sebagai faktor kunci untuk mendongkrak performa tim secara keseluruhan.

ÔÇ£Kita bisa melihat bagaimana tim bisa berkembang dan saya rasa dengan hadirnya Matthew baker bisa menjadi amunisi tambahan serta menambah moral dan kualitas tim di barisan pertahanan sekaligus bantuan untuk memberi serangan," kata Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Baker tidak hanya diharapkan memperkuat benteng pertahanan, tetapi juga telah membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol melalui situasi bola mati dalam uji coba terakhir.

ÔÇ£Jadi saya rasa bisa menjdi dua faktor penting dengan kehadiran Mathew bisa memberi perubahan, dia juga mencetak gol ketika uji coba melawan Arab Saudi melalui set piece juga ya. Ini adalah tambahan amunisi yang sangat baik,ÔÇØ ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Indonesia tergabung di Grup B bersama raksasa Asia lainnya yakni Jepang dan Qatar, yang menuntut kedisiplinan tingkat tinggi sejak menit pertama.

ÔÇ£China yang dalam satu tahun terakhir baik performanya, subur dalam mencetak gol serta pertahanan yang solid saya rasa ini akan menjadi tantangan sendiri,ÔÇØ kata Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Strategi bermain aman dan pemanfaatan serangan balik menjadi kunci bagi Indonesia jika ingin memberikan kejutan dan menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

ÔÇ£Tapi apabila kita bermain aman, safety first dan mengandalkan skema serangan balik yang baik dan juga bisa memanfaatkan peluang dari set piece saya rasa bisa memberikan kejutan,ÔÇØ ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Rizal menilai status runner-up terbaik masih sangat mungkin diraih oleh Garuda Muda untuk melaju ke fase gugur.

"Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos tidak sebagai juara grup tapi ada peluang di runner up terbaik,ÔÇØ ujar Rizal Pahlevi, Pengamat Sepak Bola Nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi