Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, mengonfirmasi agenda uji coba internasional Timnas Futsal Indonesia melawan tim peringkat satu dunia, Brasil, pada April 2027 mendatang. Kepastian ini disampaikan selepas Kongres Biasa FFI di Jakarta pada Selasa (12/5/2026) sebagai bagian dari penguatan prestasi nasional, dilansir dari Bola.
Sesuai kalender FIFA Matchday, skuad Samba dijadwalkan menyambangi Indonesia untuk melakoni pertandingan tersebut. Sebelum pertemuan besar itu, skuad Garuda senior direncanakan bertolak ke Brasil pada Oktober 2026 untuk berpartisipasi dalam sebuah turnamen pemanasan.
"Ya, jadi kita kan sudah diundang ke Brasil untuk di Oktober. Kalau di Brasil itu masih belum dapat update negara-negara mana saja nanti yang akan diundang oleh Brasil juga," kata Michael Victor Sianipar, Ketua Umum FFI.
Kehadiran Indonesia di turnamen tersebut diharapkan menjadi jembatan diplomasi olahraga untuk menjalin kerja sama dengan federasi futsal negara-negara kuat lainnya.
"Dan saya berharap pada saat kita ke Brasil nanti, itu juga bisa membuka pintu ke banyak negara-negara lain," ujar Michael Victor Sianipar.
Upaya ini bertujuan agar Indonesia mendapatkan prioritas dalam agenda uji coba internasional mengingat reputasi tim yang kian dikenal di kancah global.
"Saya yakin banyak negara lain sudah dengar Indonesia. Tapi untuk mereka mau memprioritaskan bertemu dengan Indonesia, ini kan harus (kesepakatan) dua belah pihak," jelas Michael Victor Sianipar.
Mengenai kepastian jadwal kedatangan juara dunia tersebut ke tanah air, otoritas futsal nasional telah mengunci kesepakatan untuk awal tahun depan.
"Itu sudah pasti. Brasil akan datang ke Indonesia di awal tahun depan," ungkap Michael Victor Sianipar.
Selain tim senior, Timnas Futsal U17 Indonesia juga memiliki agenda internasional di Spanyol dalam turnamen III Edicion del Torneo Internacional de Futsal pada 24-28 Juni 2026. Di sana, pemain muda Indonesia akan bersaing dengan tim-tim dari Spanyol, Perancis, Portugal, hingga Maroko.
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, FFI juga melakukan langkah strategis dengan mengubah nama organisasi menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Transformasi ini dilakukan demi menyelaraskan posisi organisasi di bawah naungan Statuta PSSI terbaru.
Struktur kepengurusan baru juga ditetapkan dengan menunjuk Budi Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Perbager Raj. Michael juga menempatkan Novel Leonardo sebagai Wakil Ketua Umum I dan Muhammad Attamimi Halilintar sebagai Wakil Ketua Umum II guna memperkuat sinergi ekosistem futsal nasional.