Tim Nasional Bulu Tangkis Putra Indonesia sukses mencatatkan kemenangan sempurna 5-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Jumat (24/4/2026). Hasil telak ini diraih melalui dominasi penuh para atlet di seluruh kategori pertandingan.
Kemenangan besar tersebut dipastikan setelah sektor tunggal dan ganda putra menyapu bersih semua partai yang tersedia. Dilansir dari Kompas, keberhasilan ini sekaligus menandai langkah awal yang solid bagi skuad Garuda dalam upaya mempertahankan dominasi di kancah bulu tangkis dunia.
Tiga poin pertama Indonesia disumbangkan oleh sektor tunggal putra. Jonatan Christie membuka keunggulan setelah menaklukkan Adel Hamek melalui dua gim langsung dengan skor 21-8 dan 21-16, yang kemudian diikuti oleh kemenangan beruntun dari Alwi Farhan serta Anthony Sinisuka Ginting.
Alwi Farhan berhasil mengalahkan Abderrahmie Belarbi dengan skor 21-8, 21-7, sementara Anthony Ginting menutup dominasi tunggal putra dengan kemenangan 21-8 dan 21-6 atas Abdelaziz Ouchefoun. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo memberikan apresiasi atas pencapaian para atlet pada hari pertama tersebut.
"Ini menjadi awal yang positif bagi tim Indonesia. Kami melihat hasil ini sebagai buah dari kerja keras atlet dan tim pelatih, serta konsistensi pembinaan yang dilakukan PBSI bersama dukungan BNI," kata Okki, Corporate Secretary BNI.
Pihak perbankan nasional yang menjadi mitra resmi PBSI ini menegaskan komitmennya dalam mendukung proses regenerasi atlet. Dukungan tersebut diarahkan agar para pemain muda mampu terus memberikan prestasi maksimal bagi Indonesia di kancah internasional.
"BNI akan terus mendukung pengembangan talenta muda bulu tangkis Indonesia agar mampu berprestasi di kancah internasional," tegas Okki, Corporate Secretary BNI.
Sektor ganda putra juga tampil dominan untuk menyempurnakan kemenangan Indonesia. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul menunjukkan keunggulan atas Abderrahmie Belarbi/Koceila Mammeri dengan perolehan skor 21-14 dan 21-8.
Pesta kemenangan Indonesia secara resmi ditutup oleh pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang tampil agresif melawan Adel Hamek/Abdelaziz Ouchefoun. Pasangan muda tersebut menyudahi perlawanan wakil Aljazair dengan skor mencolok 21-4 dan 21-7 pada partai pamungkas.