Dua produksi teater asal Indonesia, Under The Volcano dan Hikayat Perahu, dipastikan tampil dalam Festival Teater Internasional ke-54 di La Biennale di Venezia, Italia, pada 7-21 Juni 2026. Partisipasi perdana delegasi teater Tanah Air ini difasilitasi oleh produser independen Bumi Purnati Indonesia.
Dilansir dari Detikcom, kehadiran karya seni pertunjukan Indonesia ini menandai sejarah baru bagi ekosistem teater nasional di ajang bergengsi dunia tersebut. Festival ini secara khusus mengkurasi berbagai produksi teater global dengan tema tahun ini bertajuk Alter-Native.
Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia, Restu Imansari Kusumaningrum, menjelaskan perbedaan fokus antara pameran seni rupa utama dengan festival teater di Venesia tersebut dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
"Jika Venice Biennale usianya sudah 150 tahun dan digelar dua tahunan fokus pada seni rupa, festival teater ini baru berusia 50 tahunan dan mengkurasi berbagai produksi teater di dunia," ucap Restu Imansari Kusumaningrum, Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia.
Festival tahun ini akan menyajikan total 55 acara yang melibatkan 200 seniman internasional. Proses seleksi berlangsung sangat ketat mengingat panitia menerima sekitar 610 proposal pementasan dari berbagai belahan dunia.
"Kami mengirimkannya juga last minute, 24 jam sebelum ditutup. Dua hari berikutnya ditelepon kalau Indonesia masuk ke festival, lolos seleksi, dan 6 bulan kami menyiapkan pertunjukannya sebelum 20 teman-teman seniman diberangkatkan ke Venesia," sambung Restu Imansari Kusumaningrum, Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia.
Bumi Purnati Indonesia melibatkan kolaborasi aktor serta musisi lintas daerah, mulai dari Sumatra Barat, Surabaya, Aceh, hingga Makassar. Pemilihan dua lakon tersebut didasarkan pada kesesuaian narasi budaya yang dicari oleh tim kurator internasional.
"Ketika kita mengirimkan proposal, dua produksi itu yang dipilih karena merepresentasikan budaya Melayu. Indonesia benar-benar dicari untuk festival biennale tahun ini. Memang harus ada native-nya, sesuai tema mereka," sambung Restu Imansari Kusumaningrum, Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia.
Pentas Under The Volcano dijadwalkan berlangsung di Teatro alle Tese, Arsenale, pada 16-17 Juni 2026. Sementara itu, lakon Hikayat Perahu atau The Tale of Boat akan dipentaskan di lokasi yang sama pada 18-19 Juni 2026.