Sutradara Takashi Yamazaki mengumumkan visi sekuel film terbarunya yang sementara bertajuk Godzilla Minus Zero dalam presentasi di panggung CinemaCon 2026, Las Vegas, Jumat (24/4/2026). Film ini dijanjikan membawa skala kehancuran yang lebih masif dengan pergeseran lokasi utama ke wilayah Amerika Serikat.
Visi ambisius ini mencakup penggunaan teknologi visual terkini untuk menghadirkan sang monster dari perspektif yang sangat dekat. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, Yamazaki ingin mengubah cara pandang tradisional penonton terhadap sosok raksasa tersebut melalui kedekatan visual yang ekstrem.
"Kami ingin penonton merasakan tekstur kulitnya, hembusan napasnya, dan besarnya ancaman tersebut tepat di depan mata mereka. Ini bukan lagi soal menonton monster dari jauh, tapi tentang merasakan kehadirannya di ruang yang sama dengan Anda," ujar Yamazaki, Sutradara.
Peningkatan aspek audio juga menjadi fokus utama dalam produksi ini untuk memperkuat sensasi imersif. Raungan ikonik Godzilla telah dirancang ulang agar memiliki frekuensi getaran fisik yang dapat dirasakan langsung oleh penonton di dalam studio bioskop.
Dari sisi pemeran, Ryunosuke Kamiki dipastikan kembali sebagai Koichi Shikishima bersama Minami Hamabe sebagai Noriko Oishi. Alur cerita akan mengambil latar waktu beberapa tahun setelah peristiwa film pertama, saat kehidupan damai mereka kembali terancam oleh tragedi baru.
Cuplikan perdana di CinemaCon menunjukkan siluet Godzilla yang muncul di tengah kabut pelabuhan New York dengan latar Patung Liberty. Proyek ini tercatat sebagai produksi film Jepang pertama yang seluruhnya diambil menggunakan format kamera IMAX untuk memaksimalkan detail CGI.
Perusahaan film Toho telah menetapkan jadwal tayang resmi pada 3 November 2026 di Jepang. Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati perayaan Godzilla Day yang ke-72 tahun sekaligus menjadi standar baru dalam genre kaiju.